Waspada Ijazah Palsu, Sangat Mirip Aslinya

Tanda Tangan Rektor Bikin Sendiri
Proses pembuatan ijazah palsu yang di bongkar polisi cukup sederhana. Kasubdit Siber Polda Jatim AKBP Wildan Albert menuturkan, peralatan yang di gunakan tersangka tak terlalu rumit. Di antaranya, komputer, printer, dan kertas film.
Wildan menjelaskan, peminat ijazah palsu semula di minta menyerahkan data diri dan almamater yang di pilih. ’’Oleh tersangka, data itu di olah,’’ ujarnya.
Bagus Prasetyo, tersangka pembuat ijazah palsu, mencari logo almamater yang di inginkan peminat di internet. Termasuk desain ijazah yang akan di pakai. Dia lantas mengolahnya dengan aplikasi Adobe Photoshop.
Tersangka juga melengkapi nama pimpinan lembaga pendidikan tersebut. Misalnya, kepala sekolah atau rektor. Nama itu di cari di internet, sedangkan tanda tangannya di buat sendiri. ’’Ngarang saja,’’ ucap polisi dengan dua melati di pundak tersebut.
Selanjutnya, desain itu di cetak. Bagus memakai kertas film dengan ketebalan seperti lembar ijazah pada umumnya. Dengan begitu, sekilas terlihat seperti ijazah asli.
Wildan menerangkan, jual beli ijazah palsu itu tidak di lakukan tatap muka. Tersangka dan pemesan hanya berhubungan jarak jauh. Setelah jadi, ijazah dikirim tersangka ke alamat pemesan.
Menurut Wildan, sistem transaksi itu sengaja di pilih tersangka agar identitasnya tidak terlacak. Sebab, dia berusaha mengaburkan identitas sejak awal. ’’Nama akun untuk memasarkan ijazah palsu di media sosial itu fiktif,’’ imbuhnya.(tur)




