Waspada Narkotika! DPRD Katingan Desak Masyarakat Perketat Benteng Diri dari Bahaya Narkoba

KASONGAN, Kalteng.co-Peredaran dan penggunaan narkotika di Kabupaten Katingan menunjukkan tren yang kian mengkhawatirkan, memicu perhatian serius dari berbagai pihak. Bahaya laten dari obat-obatan terlarang ini telah menjadi sorotan utama kalangan DPRD Kabupaten Katingan, yang mendesak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman serius yang dapat merusak generasi muda dan tatanan sosial.
Peningkatan Kewaspadaan Masyarakat: Kunci Utama Pencegahan
Menyikapi fenomena peningkatan kasus narkotika, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Katingan, Nanang Suriansyah, secara tegas mengingatkan seluruh lapisan masyarakat Katingan agar lebih berhati-hati dan membentengi diri dari bahaya narkotika. Politisi Partai Golkar ini menekankan pentingnya peran serta aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar dari pengaruh buruk zat adiktif tersebut.
“Kita perlu menekankan pentingnya peran serta aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar dari pengaruh buruk zat adiktif tersebut,” kata Nanang Suriansyah kepada awak media pada Selasa (17/6/2025).
Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa penanganan masalah narkotika tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari setiap individu dan komunitas. Edukasi tentang bahaya narkoba, pengawasan terhadap lingkungan pergaulan anak muda, serta keberanian untuk melaporkan aktivitas mencurigakan menjadi krusial dalam upaya pencegahan.
Apresiasi untuk Polres Katingan dan Pentingnya Sinergi
Lebih lanjut, Nanang Suriansyah menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras jajaran Kepolisian Resor (Polres) Katingan. Menurutnya, upaya tanpa henti yang dilakukan aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Katingan patut mendapat dukungan penuh dari semua elemen masyarakat.
“Dukungan dari legislatif ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi aparat penegak hukum untuk terus meningkatkan intensitas operasi dan penindakan,” tambahnya.
Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka peredaran narkotika. Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan Kabupaten Katingan dapat menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
“Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, kita ingin peredaran narkotika di Kabupaten Katingan dapat ditekan secara signifikan demi menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” pungkas Nanang Suriansyah.
Dampak Narkotika di Katingan: Ancaman Serius bagi Masa Depan
Tren peningkatan kasus narkotika di Katingan bukan sekadar angka statistik. Di baliknya, terdapat ancaman nyata terhadap masa depan generasi muda dan stabilitas sosial. Narkotika dapat menghancurkan potensi individu, memicu tindak kriminalitas, dan merusak struktur keluarga. Oleh karena itu, perhatian serius dari DPRD dan desakan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat adalah langkah yang sangat tepat dan mendesak.
Pemerintah daerah, melalui berbagai dinas terkait, diharapkan dapat mengintensifkan program-program pencegahan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat. Sosialisasi bahaya narkoba di sekolah-sekolah, kampung, dan komunitas harus digalakkan secara berkelanjutan. Sementara itu, fasilitas rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba juga perlu diperkuat untuk memberikan kesempatan kedua bagi mereka yang ingin lepas dari jerat adiktif ini.
Pada akhirnya, perang melawan narkotika adalah perjuangan bersama. Dengan kesadaran kolektif, dukungan penuh terhadap aparat penegak hukum, dan peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat, Kabupaten Katingan dapat berdiri kokoh membentengi diri dari ancaman narkoba dan memastikan masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerusnya. (eri)



