BeritaDISKOMINFO KALTENGDiskominfosantikDISKOMINFOSANTIK KALTENGHukum Dan KriminalPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Waspada Penipuan! Nama Pj Sekda Kalteng Dicatut, Linae Victoria Aden Tegaskan Jangan Mudah Percaya

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Pasca dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah, nama Linae Victoria Aden justru disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi penipuan.

Modus yang digunakan pelaku adalah dengan menghubungi sejumlah pihak dan mengatasnamakan Pj Sekda Kalteng. Dalam aksinya, oknum tersebut meminta bantuan berupa pengiriman sejumlah uang dengan berbagai alasan yang dibuat seolah-olah mendesak.

Informasi ini mulai mencuat setelah beberapa orang mengaku dihubungi oleh nomor yang mengaku sebagai Linae Victoria Aden. Pelaku mencoba meyakinkan korban dengan menggunakan identitas jabatan serta bahasa komunikasi yang menyerupai pejabat daerah.

Menanggapi hal tersebut, Linae Victoria Aden memberikan klarifikasi tegas agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap permintaan yang mengatasnamakan dirinya, terlebih jika berkaitan dengan uang.

“Saya tegaskan bahwa nomor saya tidak berubah. Jika ada pihak yang menghubungi dan meminta bantuan dalam bentuk apapun, terutama terkait uang, itu dipastikan bukan saya,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi sebelum merespons setiap permintaan yang mencurigakan, khususnya yang mengatasnamakan pejabat pemerintah. “Harap tidak langsung mempercayai setiap pesan atau telepon yang mengatasnamakan saya. Pastikan terlebih dahulu kebenarannya melalui jalur resmi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Linae meminta masyarakat yang menerima pesan serupa agar segera melaporkan kepada pihak berwajib atau instansi terkait, guna mencegah jatuhnya korban lebih banyak. Kasus pencatutan nama pejabat untuk aksi penipuan sendiri bukan kali pertama terjadi. Oleh karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama agar tidak terjebak dalam modus kejahatan serupa.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga mengingatkan bahwa seluruh komunikasi resmi dari pejabat daerah umumnya dilakukan melalui jalur kedinasan yang jelas, bukan melalui pesan pribadi yang meminta bantuan finansial secara langsung. (pra)

Related Articles

Back to top button