Angkatan Kerja Turun 4,49 Ribu Orang

PALANGKA RAYA, kalteng.co – Jumlah angkatan kerja mengalami penurunan 4,49 ribu orang. Apabila dibandingkan dengan Februari 2020, keadaan saat sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia dan Kalimantan Tengah.
“Penduduk yang bekerja jumlahnya berkurang 17,49 ribu orang, sedangkan pengangguran meningkat sebanyak 13 ribu orang. Sementara jika di bandingkan dengan Agustus 2020, kondisi saat pandemi Covid-19, jumlah angkatan kerja meningkat 32,34 ribu orang,”ucap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, Eko Marsoro, belum lama ini.
Eko menjelaskan, penduduk yang bekerja jumlahnya meningkat sebanyak 35,49 ribu orang, sedangkan pengangguran menurun 3,15 ribu orang. TPAK adalah rasio banyaknya angkatan kerja terhadap jumlah penduduk usia kerja.
Berita Terkait….Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Turun
“TPAK mengindikasikan besarnya penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi di suatu wilayah,” katanya.
Ia menambahkan, sejalan dengan jumlah angkatan kerja, TPAK juga mengalami pola yang sama. TPAK di Kalimantan Tengah pada Februari 2021 sebesar 69,44 persen, menurun 1,45 persen poin di bandingkan Februari 2020, tetapi meningkat 1,03 persen poin dari keadaan Agustus 2020.
Apabila di lihat dari jenis kelamin, TPAK laki-laki lebih tinggi dari perempuan. TPAK laki-laki 84,07 persen, dan TPAK perempuan 53,40 persen. Jika di bandingkan dengan Februari 2020, TPAK laki-laki maupun perempuan mengalami penurunan.
“Namun, jika di bandingkan dengan Agustus 2020 TPAK laki-laki masih mengalami penurunan, sedangkan perempuan mengalami peningkatan,” ujarnya.
Selain itu Eko menjelaskan, karakteristik penduduk bekerja adalah kegiatan seseorang untuk memperoleh atau membantu memperoleh pendapatan, keuntungan, maupun upah/gaji yang di lakukan paling sedikit satu jam dalam seminggu terakhir.
Penduduk yang bekerja pada Februari 2021 sebanyak 1.353,63 ribu orang, bertambah 35,49 ribu orang di banding keadaan Agustus 2020. Untuk melihat struktur penduduk bekerja, dapat di lihat dari karakteristiknya.
“Karakteristik penduduk bekerja dapat di lihat dari lapangan pekerjaan utama, status pekerjaan utama, pendidikan tertinggi yang di tamatkan dan jumlah jam kerja selama seminggu yang lalu,” tandasnya. (aza)



