Ekonomi Bisnis

BRI Peduli Serahkan Bantuan Sarana Prasarana Pasar

PALANGKA RAYA kalteng.co – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) salah satu Bank BUMN terbesar di Indonesia yang selalu menunjukan kepeduliannya, baik di bidang kesehatan, pendidikan dan keagamaan. Guna mendukung adaptasi kebiasaan baru, BRI memberikan bantuan sarana prasarana untuk Pasar Kahayan. Dalam rangka HUT ke-125 BRI, yang jatuh pada 16 Desember.

“Kami membagikan CSR kepada para pedagang khususnya di pasar Kahayan ini dalam bentuk masker, disinfektan sekaligus penyemprotnya dan juga tempat cuci tangan. Dengan bantuan ini kami harap Pasar Kahayan tetap steril,” ucap Pemimpin BRI cabang Palangka Raya, Setyo Agung Yulianto, Senin (21/12).

Setyo Agung Yulianto menyampaikan, saat ini BRI mempunyai aplikasi Webpasar. Apilikasi ini merupakan salah satu inovasi BRI selama pandemi, sekaligus menjadi solusi atau alternatif bagi para pedagang untuk berintraksi dengan konsumen, tanpa tatap muka.

“BRI hadir memberikan inovasi kepada pelaku UMKM dan memudahkan masyarakat pada umumnya. Dengan aplikasi ini pedagang bisa melakukan transaksi jual beli tanpa tatap muka. Apalagi aplikasi ini sudah terintegrasi dengan masyarakat, pedagang, para kurir dan pembayaran bisa dilakukan lewat transfer,” ungkapnya.

Sementara Kepala OJK Provinsi Kalteng, Otto Fitriandy mengatakan, inovasi yang BRI lakukan sangat positif. Pasalnya, kreativitas sangat diperlukan dalam situasi pandemi Covid-19. Terutama untuk para pelaku usaha dengan menghubungkan mereka dengan akses digitalisasi, sehingga pelaku usaha tetap bisa menjalankan usahanya, meski pandemi.

“Kami sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan BRI, dengan dukungan bersama dari pemerintah Kota Palangka Raya untuk mengedukasi masyarakat,” ucap Otto.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi UKM dan Perindustrian Palangka Raya Drs Rawang, mengatakan, Pemerintah Kota Palangka Raya menyambut baik atas bantuan yang diberikan BRI tersebut.

Menurut dia, untuk mencegah terpapar Covid-19 tidak hanya dilakukan oleh pemerintah kota saja, tetapi harus dilakukan oleh semua pihak secara bersama sama.

“Pasar adalah tempat pertemuan antara penjual dan pembeli yang tentunya sangat rawan terjadinya kerumunan yang memungkinkan risiko penularan lebih tinggi,” bebernya.

Selain di Pasar Kahayan, BRI juga menyerahkan bantuan yang sama di Kecamatan Katingan Tengah. Bantuan ini diterima secara simbolis oleh Sekretaris Camat Amos S Pd. (kom/yan/b15/aza)

Related Articles

Back to top button