GM PLN UIP KLB Meninjau Pembangunan Proyek Kelistrikan di Kalteng

PLN
BERKOORDINASI : Didik Mardiyanto (tiga dari kanan) bersama jajaran saat memantau langsung pembangunan Gardu Induk 150 kV TFT PLTU IPP Kalselteng 1, Selasa (21/09/2021).

KALTENG.CO – General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Barat (KLB) Didik Mardiyanto, meninjau langsung progres pembangunan proyek ketenagalistrikan di beberapa lokasi di Kalimantan Tengah (Kalteng). Beberapa diantaranya adalah, Gardu Induk (GI) 150 kilo Volt (kV) Town Feeder Transformator/TFT di Kabupaten Gunung Mas, GI 150 kV Su dan di Kabupaten Kotawaringin Timur dan GI PLTU Sampit di Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Sesuai dengan reorganisasi PT PLN (Persero), terhitung sejak bulan Juli 2021 ini cakupan wilayah kerja PLN UIP Kalimantan Bagian Barat kini tidak hanya di wilayah Kalimantan Barat saja, namun juga melayani hingga ke Provinsi Kalteng. Oleh sebab itu kami perlu memastikan bahwa progres pembangunan di lapangan benar-benar dapat berjalan sesuai target,” ujar Didik.

Baca Juga:  Impor Kalteng Berasal dari Tiga Negara

Berbagai proyek di Kalimantan Tengah yang sedang dibangun antara lain, Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Muara Teweh-Puruk Cahu, Kuala Kurun-Puruk Cahu, Kuala Kurun-Kasongan, Pangkalan Bun-Sukamara, Sampit-Kuala Pembuang, Nangabulik-Incomer dan GI yang berkaitan.

“Bertambahnya wilayah kerja ini merupakan tantangan besar bagi kami, namun bukan menjadi hambatan bagi PLN dalam bekerja. PLN UIP KLB terus bekerja keras dengan menetapkan protokol kesehatan. Demi tercapainya Kalimantan yang terelektrifikasi sepenuhnya sesuai dengan rencana pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah,” ucapnya.

Berita Terkait……PLN Imbau Masyarakat Amankan Kelistrikan Selama Banjir

“Selain itu kami terus berkoordinasi dengan stakeholder, baik di Kalimantan Barat maupun Kalimantan Timur secara berkelanjutan agar proyek-proyek di kedua provinsi dapat terselesaikan dengan baik,” imbuhnya.

Baca Juga:  BNI Sponsor Utama Event Bulutangkis Nasional

Didik menambahkan, pihaknya juga tengah berfokus pada interkoneksi kelistrikan di Kalimantan Barat dan Kalteng. Interkoneksi ini akan dapat membantu sistem kelistrikan di kedua wilayah menjadi lebih andal dengan saling menyokong satu sama lain.

Setelah meninjau berbagai lokasi proyek di Kalteng, selanjutnya Didik dan jajarannya akan melanjutkan tinjuan lapangan ke titik-titik utama proyek interkoneksi di daerah Nanga Bulik, Sukamara dan Ketapang. Hal itu dilakukan untuk memastikan persiapan penyelesaian pembangunan kelistrikan yang menentukan interkoneksi sistem kelistrikan tersebut berjalan sesuai dengan target yang ditentukan. (hms)