Tekan Kemiskinan, Barsel Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan

Tekan Kemiskinan
SAMBUTAN : Bupati Barsel H. Eddy Raya Samsuri ST, saat memberikan sambutan di acara Organisasi Pemuda Pancasila, beberapa hari lalu. FOTO JENERI/KALTENG POS

BUNTOK, Kalteng.co – Tekan kemiskinan, Barsel tingkatkan ekonomi kerakyatan. Pemkab setempat akan terus meningkatkan ekonomi kerakyatan di tahun 2021 ini. Hal tersebut salah satu upaya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan untuk menekan angka kemiskinan.

Bupati Barsel H. Eddy Raya Samsuri, Kamis (9/9/2021) mengungkapkan, untuk membedah kemiskinan, Pemkab akan membangun infrastruktur yang menunjang laju perekonomian masyarakat secara bertahap dan yang skala prioritas, seperti jalan dan fasilitas lain termasuk membangun lembaga-lembaga ekonomi seperti koperasi.

“Program Gerbang Desa, salah satu upaya meminimalisir Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), membangun sarana-sarana pendidikan dan bantuan kesehatan berupa jaminan kesehatan daerah (jamkesda) serta raskin, hal ini sejalan dengan sapta program serta visi-misi,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pihaknya bersama Perangkat Daerah (PD) terus berupaya membangun berbagai infrastruktur jalan dan jembatan sebagai wujud mempercepat kemajuan ekonomi masyarakat.

Selain itu, kata orang nomor satu di jajaran Pemkab Barsel itu, pemerintah juga terus berupaya lebih konsentrasi dan memprioritaskan pengembangan usaha masyarakat melalui diversifikasi usaha ekonomi rakyat di bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan daerah.

“Program peningkatan ekonomi kerakyatan sudah diterapkan sesuai dengan anggaran DPA kita tahun 2021. Namun kendala yang dihadapi yakni masalah infrastruktur, karena masih ada beberapa pedesaan yang belum ada akses jalan, sehingga sulit untuk memasarkan hasil usahanya. Disamping itu juga pasarnya terlalu jauh dari desa mereka,” terangnya panjang lebar.

Menurutnya, walaupun demikian pihaknya tetap optimis bahwa program tersebut akan berhasil di tahun 2021 ini, karena pembangunan infrastruktur akan dilakukan secara bertahap baik di desa maupun dikota.

“Sehingga memudahkan akses masyarakat untuk membawa hasil pekerjaannya,”ujarnya mengakhiri.(ner)