8 Kebiasaan yang Membuatmu Tak Tenang di Usia Dewasa: Saatnya Tinggalkan!
KALTENG.CO-Waktu terus bergulir tanpa ampun. Menua adalah keniscayaan, sebuah perjalanan alami yang tak bisa dihentikan.
Seiring bertambahnya usia, keinginan untuk menjalani hidup yang lebih tenang, selaras dengan diri sendiri, seringkali menguat.
Namun, tanpa kita sadari, kita mungkin masih terikat pada kebiasaan-kebiasaan lama yang justru menghambat kedamaian batin.
Seringkali, kita mempertahankan rutinitas hanya karena terasa familiar atau sudah mendarah daging. Padahal, jauh di lubuk hati, ada kerinduan untuk perubahan, untuk melepaskan beban yang tak lagi perlu dipikul.
Jika Anda mendambakan ketenangan di usia yang semakin matang, inilah saat yang tepat untuk meninjau kembali dan menghilangkan beberapa kebiasaan yang mungkin selama ini tanpa sadar menggerogoti kedamaian Anda.
Dilansir dari laman Parent From Heart pada Minggu (11/05/2025), berikut adalah 8 kebiasaan yang perlu Anda tinggalkan agar hidup Anda jauh lebih damai dan bermakna:
1. Terlalu Mengkhawatirkan Pendapat Orang Lain
Di usia muda, validasi dari orang lain mungkin terasa penting. Namun, semakin matang usia, Anda akan menyadari bahwa kebahagiaan sejati datang dari dalam diri, bukan dari persetujuan eksternal. Berhentilah mencemaskan apa yang dipikirkan orang lain tentang Anda. Fokus pada nilai-nilai dan keyakinan Anda sendiri.
2. Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Media sosial dan lingkungan sekitar seringkali memicu perbandingan yang tidak sehat. Ingatlah bahwa setiap orang memiliki perjalanan hidupnya masing-masing dengan waktu dan tantangan yang berbeda. Alih-alih membandingkan diri, fokuslah pada pertumbuhan pribadi dan pencapaian Anda sendiri. Syukuri apa yang Anda miliki.
3. Menunda-nunda dan Perfeksionisme Berlebihan
Kebiasaan menunda pekerjaan atau menunggu “waktu yang tepat” hanya akan menciptakan stres dan kecemasan yang tidak perlu. Demikian pula dengan perfeksionisme yang berlebihan, yang seringkali menghambat langkah maju. Belajarlah untuk bertindak meskipun tidak sempurna dan selesaikan tugas tepat waktu.
4. Memendam Emosi Negatif
Marah, sedih, kecewa adalah bagian dari emosi manusia. Namun, memendam emosi negatif dalam jangka panjang dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik Anda. Temukan cara yang sehat untuk mengekspresikan emosi Anda, seperti berbicara dengan orang terpercaya, menulis jurnal, atau melakukan aktivitas yang Anda sukai.
5. Mengatakan “Ya” pada Segalanya
Di usia yang semakin matang, penting untuk menetapkan batasan yang sehat. Belajarlah untuk mengatakan “tidak” pada permintaan yang akan membebani Anda atau tidak sesuai dengan prioritas Anda. Menjaga energi dan waktu Anda adalah kunci untuk hidup yang lebih damai.
6. Terlalu Fokus pada Masa Lalu atau Masa Depan
Terlalu sering merenungkan penyesalan masa lalu atau mencemaskan masa depan hanya akan membuat Anda kehilangan momen saat ini. Latihlah diri untuk hadir sepenuhnya dalam setiap momen. Nikmati apa yang sedang Anda alami saat ini.
7. Mengabaikan Kesehatan Diri
Kesehatan adalah fondasi dari kedamaian hidup. Mengabaikan pola makan sehat, kurang berolahraga, dan kurang tidur akan berdampak negatif pada fisik dan mental Anda. Prioritaskan kesehatan diri dengan menjaga gaya hidup seimbang.
8. Mempertahankan Hubungan Toksik
Hubungan yang penuh drama, kritik, atau energi negatif dapat menguras kedamaian batin Anda. Di usia yang semakin matang, beranilah untuk menjauhkan diri dari hubungan-hubungan yang tidak sehat dan fokus pada hubungan yang positif dan mendukung.
Melepaskan kebiasaan lama memang membutuhkan waktu dan kesadaran diri. Namun, dengan tekad yang kuat, Anda dapat menciptakan ruang untuk kedamaian dan kebahagiaan yang lebih besar di usia yang semakin matang. Ingatlah, hidup yang damai adalah pilihan yang bisa Anda ambil sekarang. (*/tur)




