Hukum Dan Kriminal

Dihantam Dari Belakang di Yos Sudarso, Pengendara Scoopy Tewas

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Dihantam dari belakang, pengendara Scoopy tewas. Peristiwa maut itu terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kota Palangka Raya, Sabtu (12/11/2022) siang.

Kecelakaan lalu lintas ini melibatkan dua kendaraan sepeda motor. Sepeda motor Suzuki Satria FU KH 4959 BQ yang dikemudikan I Nyoman Satia Budi (19) warga Kabupaten Kapuas. Sedangkan lawannya, yakni pengendara Honda Scoopy KH 4874 TF dikendarai Kenedy (61) warga Jalan Kutilang.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya, Iptu Eko Nurhanto mengatakan, kecelakaan berawal saat korban pengendara Honda Scoopy meluncur dari arah Bundaran Besar menuju Jalan Yos Sudarso. Di saat itu, Kenedy sebagai pengendaranya bermaksud untuk berbelok ke kanan melalui u-turn atau putar balik di depan Depot Elhen ke arah Bundaran Besar.

“Pada saat putar balik, tiba-tiba dari arah Yos Sudarso menuju Bundaran Besar terdapat sepeda motor Suzuki Satria F yang melaju dengan kecepatan tinggi. Diduga karena tidak memperhatikan arus lalu lintas, kemudian karena jarak yang terlalu dekat, akhirnya menyeruduk bagian belakang sebelah kiri sepeda motor korban,” katanya pada saat dikonfirmasi.

Akibatnya, korban mengalami luka pada bagian kepala, wajah, mulut dan hidung mengeluarkan darah. Kemudian korban dilarikan ke rumah sakit. Namun naas, korban menghembuskan nafas terakhirnya saat perjalanan menuju rumah sakit.

“Sementara untuk pengendara Suzuki Satria F, mengalami luka pada bagian dagu luka lecet, bibir bawah luka lecet, pipi kanan luka lecet, dan kaki sebelah kiri luka lecet. Saat ini masih dalam perawatan medis di rumah sakit,” urainya.

Menurutnya, kasus kecelakaan maut ini telah ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polresta Palangk Raya. Pihaknya juga sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan dua unit sepeda motor sebagi barang bukti ke kantor.

“Untuk lebih jauhnya, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan,” pungkasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button