Hukum Dan KriminalUtama

Hakim Perkara Gugatan Harta Gono-gini Sempat Emosi, Saksi Sebut Pertanyaan Hakim Aneh-aneh

PALANGKA RAYA,Kalteng.co – Samsuni, SH bersuara lantang dan tegas. Hakim Anggota pada persidangan perkara gugatan harta gono-gini di PN Palangka Raya ini tampak sangat berang, Rabu (14/7/2021).

Pemicunya adalah Wilson saksi penggugat yang dihadirkan dalam persidangan. Ia terkesan meremehkan pertanyaan dari Majelis Hakim. Terutama saat Hakim Samsuni mempertanyakan tentang status perkawinan antara Mikan selaku penggugat dan Nina Natalia selaku tergugat.

“Apakah saksi mengetahui apakah antara Mikan dan Nina terikat dalam hubungan perkawinan kawin,”ujar Hakim Samsuni.

Saat itu saksi Wilson menjawab pertanyaan hakim bahwa dirinya mengetahui antara penggugat dan tergugat terikat dalam perkawinan. Namun majelis hakim sempat menanyakan pula kepada saksi tentang apakah mengetahui waktu perakawinan keduanya.

Nah, pertanyaan yang di lontarkan oleh Hakim Samsuni ini terkesan di anggap remeh dan aneh oleh saksi. Alih-alih, memberikan jawaban, Wilson malah meminta hakim jangan mempertanyakan yang aneh-aneh kepadanya.

“Jangan tanyakan yang aneh-aneh, saya memang mengetahui bahwa keduanya terikat dalam perkawinan, tetapi belum tentu tahun kapan keduanya kawin,”ujar Wilson dengan nada tinggi.

Saksi Terkesaan Menganggap Remeh Dan Aneh Pertanyaan Hakim

Selain menyebut pertanyaan hakim aneh-aneh, nada suara tinggi dari saksi Wilson rupanya juga memicu emosi dari Hakim Samsuni. Dengan nada tak kelas keras dan tinggi, ia meminta saksi agar cukup menjawab pertanyaan.

“Saksi cukup jawab saja pertanyaan saya,”tukas Hakim Samsuni dengan nada tinggi seraya menyatakan bahwa diri nya bisa lebih keras lagi apabila saksi terkesaan menganggap remeh dan aneh pertanyaan hakim.

Persidangan gugatan perdata harta gono-gini ini mengagendakan keterangan saksi dari penggugat. Dalam hal Lebih Binti SH selaku ini Penasehat Hukum (PH) Penggugat mengajukan dua orang yang hendak di jadikan saksi, yakni Wilson dan Ramitan.

Namun lantaran Ramitan masih mempunyai hubungan kekerabatan dengan penggugat, maka majelis hakim yang di ketuai Heru Setiyadi hanya memberikan izin kepada Wilson sebagai saksi di bawah sumpah, sedangkan Ramitan hanya di mintai keterangan.

Dalam persidangan ini, Wilson dan Ramitan menjawab beberapa pertanyaan yang terkait dengan harta benda yang di miliki oleh Mikan dan Nita Natalia, terutama beberapa buah rumah di Palangka Raya dan mobil yang di miliki saat masih berstatus suami istri.

Terkait hal ini PH Penggugat Labih M Binti, SH menyebutkan, taksiran jumlah harta gono-gini mencapai Rp5 miliar. Dalam persidangan ini, tergugat di wakili oleh PH Tukas, SH.(tur)

Related Articles

Back to top button