Hukum Dan Kriminal

Hari Ketiga Pencarian, Pria Hilang Usai Terjatuh dari Sampan di Sungai Barito Belum Ditemukan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Memasuki hari ketiga, upaya pencarian terhadap seorang pria yang hilang setelah terjatuh dari sampan di perairan Sungai Barito, Desa Buntok Baru, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Selatan terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan.

Korban diketahui bernama Asmirin (49), warga Desa Buntok Baru, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara.

Ia dilaporkan hilang sejak Selasa pagi (8/7/2025), saat berangkat seorang diri menggunakan sampan untuk memeriksa jebakan ikan (kalang) di perairan setempat sekitar pukul 06.00 WIB.

Namun, hingga sore hari, Asmirin tak kunjung kembali. Kekhawatiran warga semakin memuncak ketika sampannya ditemukan mengambang tak jauh dari lokasi jebakan ikan, dalam kondisi tanpa pengemudi. Menyadari adanya potensi kecelakaan, warga segera melapor ke pihak berwenang.

Menerima laporan dari seorang warga bernama Adi Saputra, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, langsung menurunkan tim khusus ke lokasi.

“Kami langsung memberangkatkan satu tim rescue lengkap dengan rubber boat dan peralatan pertolongan di air untuk melakukan pencarian di lokasi kejadian,” ujarnya, Jumat (11/7/2025).

Menurutnya, proses pencarian tidak berlangsung mudah. Arus sungai yang deras dan kondisi air yang keruh menjadi tantangan utama bagi Tim SAR Gabungan dalam menyisir aliran sungai.

“Kondisi arus sangat menyulitkan penyisiran dan hampir tidak memungkinkan dilakukan penyelaman,” ungkapnya.

Hingga Kamis malam (10/7/2025), korban masih belum ditemukan. Tim SAR terus melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai dengan perahu karet dan teknik pengamatan permukaan.

Pencarian melibatkan gabungan unsur SAR, antara lain Tim Rescue KPP Palangka Raya, Koramil Teweh Tengah, Polsek Teweh Tengah, BPBD Muara Teweh, serta warga sekitar yang ikut membantu secara sukarela. (oiq)

EDITOR: TOPAN

Related Articles

Back to top button