Hukum Dan Kriminal

Tragedi di Desa Bangkal, Polisi Lakukan Investigasi

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Tragedi di Desa Bangkal, polisi lakukan investigasi. Penyelidikan terus dilakukan kepolisian setempat, khususnya dari jajaran Polda Kalimantan Tengah untuk mengusut secara tuntas terkait peristiwa yang terjadi di PT Hamparan Massawit Bangun Persada (HMBP).

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam bentrok yang terjadi di areal perkebunan sawit itu telah menewaskan satu warga setempat bernama Gijik (35) dan satu warga lainnya bernama Taufikurahman (23) dinyatakan luka-luka hingga tengah mendapatkan perawatan medis secara intensif.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto melalui Kabid Humas Kombes Pol Erlan Munaji menyampaikan, kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan serta investigasi terkait hal yang terjadi di  Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan.

”Hingga kini proses penyelidikan terus berlanjut. Proses itu masih berjalan dilakukan oleh tim investigasi. Untuk sementara ini kondisi di sekitar lokasi kejadi masih dapat dikendalikani,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (11/10/2023).

Erlan Munaji mengungkapkan, pasca  bentroknya masyarakat setempat dengan aparat pengamanan di PT Hamparan Masawit Bangun Persada (PT HMBP), pihaknya saat ini tengah memberikan pesan-pesan.

https://kalteng.co

“Para personel kami kerahkan untuk menyampaikan pesan terkait situasi kamtibmas pasca demo agar tetap terjaga  kondusif, jangan mudah terprovokasi dan jangan pengaruh  isu-isu yang tengah berkembang. Kami imbau masyarakat jangan takut, situasi tetap kondusif. Kami dari kepolisian siap menjaga dan menjamin kamtibmas di wilayah setempat,” sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut  dia juga mengajak seluruh masyarakat, agar tidak terpengaruh dengan isu-isu yang tengah berkembang. Ia meminta agar warga sekitar dapat memastikan terlebih dahulu terkait dengan kebenaran suatu informasi yang baru saja diterima.

“Waspada hoaks. Karena di situasi seperti ini kerap beredar informasi hoaks yang hanya bertujuan untuk memprovokasi masyarakat,” tegasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button