BeritaHukum Dan KriminalKALTENGNASIONALSampit

Waspada! Karhutla di Tengah Puncak Musim Hujan 2026: 6 Hektare Lahan di Kotim Terbakar

KALTENG.CO-Meski sebagian besar wilayah Indonesia saat ini tengah berada dalam periode puncak musim hujan, ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) justru mulai muncul.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan adanya titik api yang cukup signifikan di tiga provinsi, yakni Aceh, Riau, dan Kalimantan Tengah.

Fenomena ini menjadi pengingat keras bahwa risiko kebakaran lahan tidak sepenuhnya hilang meski curah hujan masih tinggi di beberapa daerah. Berikut adalah laporan lengkap mengenai situasi terkini karhutla di awal tahun 2026.

Aceh Barat: Angin Kencang Hambat Pemadaman

Kebakaran lahan pertama kali dilaporkan terjadi di Kabupaten Aceh Barat pada Kamis (15/1). Hingga saat ini, tim satgas darat masih terus berupaya memadamkan api yang belum sepenuhnya terkendali.

Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, api melahap sekitar 1,5 hektare lahan di Gampong Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan dua kendala utama di lapangan:

  • Faktor Alam: Hembusan angin yang kencang membuat api cepat merambat.
  • Infrastruktur: Sumber air yang jauh dari titik api menyulitkan proses pemadaman manual.

“Tim gabungan masih terus berjibaku melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi terdampak guna memastikan api tidak kembali menyala,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan resminya pada Sabtu (17/1/2026).

Riau: Titik Api Terdeteksi di Dumai dan Siak

Provinsi Riau, yang secara historis rawan karhutla, juga mulai mencatatkan laporan kebakaran. Sepanjang periode 1 hingga 16 Januari 2026, tercatat total 3,25 hektare lahan terbakar yang tersebar di dua wilayah:

  1. Kota Dumai: Kebakaran lahan seluas 3 hektare.
  2. Kabupaten Siak: Kebakaran lahan seluas 0,25 hektare.

Operasi pemadaman darat telah dilakukan oleh BPBD setempat bersama TNI dan Polri untuk mengisolasi titik api agar tidak merembet ke kawasan hutan produktif maupun pemukiman warga.


Kalimantan Tengah: 6 Hektare Lahan di Kotawaringin Timur Terbakar

Ancaman karhutla juga bergeser ke wilayah Kalimantan. Di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, api dilaporkan melalap lahan seluas 6 hektare di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit pada Kamis (15/1/2026) siang.

Berbeda dengan kondisi di Aceh Barat, koordinasi cepat tim gabungan di Kalimantan Tengah membuahkan hasil positif. “Berdasarkan laporan kondisi mutakhir, tim gabungan telah berhasil menjinakkan kebakaran di wilayah tersebut,” jelas Abdul Muhari.


Imbauan BNPB: Jangan Lengah Meski Masih Musim Hujan

Munculnya karhutla di tengah musim hujan merupakan fenomena yang perlu diwaspadai, terutama di wilayah dengan lahan gambut dan kawasan mineral terlantar. BMKG sendiri memprediksi bahwa puncak musim hujan masih akan berlangsung hingga Februari 2026.

Langkah Antisipasi bagi Masyarakat dan Pemda:

  • Pengawasan Lahan Gambut: Memastikan tinggi muka air tanah di lahan gambut tetap terjaga agar tidak kering dan mudah terbakar.
  • Larangan Pembakaran Lahan: Menghentikan aktivitas pembersihan lahan (land clearing) dengan cara dibakar, sekecil apa pun apinya.
  • Kewaspadaan Lokal: Pemerintah daerah diminta meningkatkan patroli di area-area rawan yang sudah mulai terlihat mengering meski hujan turun di sekitarnya.

Pihak BNPB menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan kesadaran masyarakat adalah kunci utama dalam mencegah bencana karhutla tahun ini menjadi lebih besar. (*/tur)

Related Articles

Back to top button