PEMKAB KOTAWARINGIN BARAT

KPHP Antisipasi Karhutla, Warga Tanjung Terantang Diajak Mencegah

PANGKALAN BUN, Kalteng.co – Maraknya aksi kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat,membuat Dinas Kehutanan melalui UPT KPHP Kobar turun ke lapangan. Setelah melakukan edukasi dan sosialisasi di Desa Mendawai Seberang, kali ini mendatangi Desa Tanjung Tarantang, Selasa (22/11/2022).

Karena diwilayah tersebut rawan terjadi kebakaran yang tidak jarang dampaknya meluas. Untuk itu perlu dilakukan langkah dan upaya pencegahan sejak dini.

Kepala UPT KPHP Kobar Anwari Delmi, S.Hut. mengatakan, berbagai langkah terus dilakukan demi mengantisipasi terjadinya Karhutla.

Karena wilayah Kotawaringin Barat rawan terjadi. Sehingga perlu upaya bersama dalam melakukan tindakan dan pengendalian. Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2016 tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan.

Dan definisi pencegahan kebakaran hutan dan lahan adalah semua usaha, tindakan atau kegiatan yang dilakukan untuk mencegah atau mengurangi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan atau lahan.

“Kami ingin  masyarakat Desa Tanjung Tarantang bisa ikut peduli dan melakukan upaya pencegahan Karhutla. Jangan sampai malah melakukan pembakaran ataupun membiarkan itu terjadi,” katanya.

Karena itu, perlu dukungan semua pihak dalam menangani kebakaran hutan dan lahan, kesiapsiagaan, pelaksanaan peringatan dini dan patroli pencegahan.

Dalam rangka optimalisasi kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemkab. Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah melalui UPT KPHP Kotawaringin Barat turut berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

“Kami ingin agar pemberdayaan dan penumbuhkembangan peran serta masyarakat dalam kegiatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Kami harapkan masyarakat Desa Tanjung Tarantang  juga bisa ikut mendukung dan membantu Antisipasi Karhutla,” ujarnya.

Sementara itu Ketua panitianya Eltric Yoga WN SHut menegaskan, dengan memberikan edukasi masyarakat  dapat memahami akan bahaya pembakaran hutan dan lahan.

Sehingga perlu dilakukan penanggulangan dan tindakan secara bersama-sama. Begitu pula dengan melibatkan warga Desa Tanjung Terantang Kecamatan Arut Selatan bisa membantu  mengurangi peluang pelaku.

Karena tindakan yang dilakujan secars niat sengaja maupun tidak sengaja setiap orang dan atau kelompok untuk melakukan aktivitas pembakaran. Selain itu juga hendaknya dapat memberikan informasi sedini mungkin akan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Kami berharap warga Desa Tanjung Tarantang dapat memahami dan ikut membantu dalam rangka pencegahan Karhutla, ” ucapnya. (son)

Related Articles

Back to top button