Musrenbang Jadi Fondasi Utama Pembangunan Daerah

KASONGAN,Kalteng.co – Wakil Bupati (Wabup) Katingan, Firdaus, menghadiri sekaligus memberikan arahan strategis dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Kecamatan Kamipang, Kamis (12/2).
Dalam sambutannya, Firdaus menegaskan Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan fondasi utama dalam menentukan arah pembangunan daerah. Ia meminta seluruh usulan yang masuk benar-benar merupakan aspirasi riil masyarakat desa.
“Seluruh usulan harus dibahas secara partisipatif dan ditetapkan berdasarkan skala prioritas serta urgensinya. Kita ingin apa yang direncanakan adalah apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta rapat.
Mengingat keterbatasan fiskal daerah, Wabup mengingatkan pentingnya efisiensi dan efektivitas anggaran. Ia menekankan setiap program yang diajukan untuk tahun anggaran 2027 harus selektif dan berorientasi pada hasil.
“Setiap kegiatan harus terukur dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Sinergi lintas level pemerintahan adalah kunci. Perencanaan di tingkat kabupaten harus selaras dengan prioritas provinsi hingga nasional,” tambahnya.
Firdaus juga menyoroti peran strategis camat sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah kabupaten. Ia menginstruksikan para camat untuk lebih proaktif dan tanggap terhadap kondisi wilayah masing-masing.
Menutup arahannya, Firdaus menegaskan tujuan akhir seluruh proses perencanaan adalah peningkatan kualitas pelayanan publik dan pemerataan pembangunan. “Setiap program di tahun 2027 nanti harus bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Katingan secara keseluruhan,” pungkasnya sebelum menutup rangkaian Musrenbang.
Sementara itu, Camat Kamipang Ade Irwan menyampaikan Musrenbang tingkat kecamatan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan pembangunan. Menurutnya, forum ini merupakan instrumen penting untuk memberikan ruang partisipasi publik dalam menentukan arah kebijakan pembangunan di wilayah Kecamatan Kamipang.
Ade Irwan juga menyoroti kondisi fiskal daerah yang saat ini menghadapi kebijakan efisiensi anggaran. Ia mengimbau seluruh pihak memahami keterbatasan tersebut dan tetap memprioritaskan usulan yang strategis serta berdampak luas bagi kepentingan umum.
“Kami berharap usulan yang disampaikan dapat terakomodasi, meskipun kita menyadari saat ini tengah dilakukan langkah-langkah efisiensi anggaran,” pungkasnya. (hms)



