ALL SPORTBeritaSport

Laga Inggris vs Ghana Terancam Batal! Masalah Perizinan Hantui Stadion Gillette di Piala Dunia 2026

KALTENG.CO-Persiapan menuju ajang sepak bola terbesar jagat raya, Piala Dunia 2026, mulai menemui jalan buntu yang serius. Fokus utama kini tertuju pada Stadion Gillette di Foxborough, Amerika Serikat, yang terancam batal menggelar pertandingan bergengsi, termasuk laga yang melibatkan tim nasional Inggris dan Skotlandia.

Masalah finansial dan perizinan yang melibatkan FIFA serta pemerintah setempat menjadi pemicu utama ketegangan ini.

Sengketa £6 Juta di Stadion Gillette

Stadion Gillette, yang merupakan markas ikonik tim NFL New England Patriots, sedianya akan menjadi tuan rumah bagi tujuh pertandingan selama turnamen berlangsung musim panas nanti. Namun, hingga saat ini, stadion tersebut belum mengantongi lisensi resmi dari FIFA.

Akar permasalahannya terletak pada tuntutan biaya tambahan:

  • Tuntutan Dewan Kota: Pemerintah kota Foxborough meminta FIFA menanggung biaya sebesar £6 juta (sekitar Rp120 miliar) untuk keperluan keamanan, tenaga kerja, dan pembangunan infrastruktur pendukung.

  • Izin Hiburan: Tanpa ketersediaan dana tersebut, dewan kota menegaskan tidak akan menerbitkan izin hiburan yang diperlukan untuk menggelar pertandingan.

  • Posisi Pemilik Stadion: Keluarga Kraft, pemilik Patriots, menyatakan bahwa selama turnamen, operasional stadion berada sepenuhnya di bawah kendali FIFA, termasuk proyek besar penggantian rumput buatan menjadi rumput alami sesuai standar internasional.

Jadwal Pertandingan yang Terancam

Ketidakpastian ini menghantui jadwal tim-tim besar asal Britania Raya. Berdasarkan jadwal yang ada, beberapa laga krusial terancam relokasi atau pembatalan jika solusi tidak segera ditemukan:

TimLawanTanggal Rencana
InggrisGhana23 Juni 2026
SkotlandiaHaiti(Jadwal Grup)
SkotlandiaMaroko(Jadwal Grup)

Kontroversi Keamanan dan Campur Tangan Politik

Situasi semakin pelik dengan masuknya isu keamanan nasional ke ranah olahraga. Presiden AS Donald Trump sempat melontarkan pernyataan kontroversial mengenai kemungkinan pembatalan atau pemindahan pertandingan di kota-kota yang dianggap “tidak aman”.

Sentimen ini muncul menyusul protes terkait isu global di wilayah Boston yang sempat berujung pada bentrokan dengan aparat. Meski FIFA menegaskan bahwa hak penyelenggaraan adalah otoritas mutlak mereka, pernyataan politik ini menambah beban psikologis bagi penyelenggara lokal di Foxborough.

Perdebatan Fan Fest Boston

Selain masalah stadion, persiapan Fan Fest di Boston juga mengalami kebuntuan:

  • Keinginan FIFA: Zona penggemar dibuka selama sebulan penuh (durasi turnamen).

  • Posisi Kota: Pihak berwenang hanya memberikan izin operasional maksimal 16 hari karena alasan logistik dan ketertiban umum.

Harapan di Tengah Optimisme Thomas Tuchel

Di tengah karut-marut birokrasi ini, antusiasme terhadap performa tim di lapangan tetap tinggi. Inggris, di bawah asuhan pelatih anyar Thomas Tuchel, tetap ditempatkan sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.

Para penggemar sepak bola di seluruh dunia kini hanya bisa berharap agar sengketa finansial £6 juta dan masalah perizinan ini dapat segera diselesaikan.

Kejelasan status Stadion Gillette sangat dinanti demi menjamin kenyamanan pemain dan suporter yang akan datang dari berbagai belahan dunia. (*/tur)

Related Articles

Back to top button