Lagi Menebas Lahan, Warga Palangka Raya Nyaris Meregang Nyawa Diserang Ribuan Lebah Madu

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Seorang warga Palangka Raya menjadi korban serangan ribuan lebah madu berwarna hitam saat membersihkan lahannya sendiri di Jalan Puteri Malu, Senin (8/9/2025). Korban dilarikan ke RSUD Doris Sylvanus dalam kondisi lemah dan masih dalam perawatan intensif.
Kepala Seksi Pengendalian Operasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Palangka Raya, Sucipto, menjelaskan, peristiwa bermula saat korban mulai menebas lahan yang dipenuhi semak belukar setinggi lima meter serta pepohonan galam.
Sebelumnya, tetangganya sudah mengingatkan bahwa terdapat sarang lebah madu raksasa berukuran sekitar 80 cm x 2 meter di lahan tersebut.
“Tetangganya sudah mengingatkan soal keberadaan sarang lebah, namun saat korban mulai menebas tanah, lebah-lebah itu langsung menyerang secara brutal,” jelas Sucipto.
Sekitar 30 menit setelah korban mulai menebas, seorang tetangga yang baru kembali dari menjemput anaknya melihat korban berteriak minta tolong dan dikerumuni lebah.
Warga langsung sigap mengambil tindakan darurat dengan membakar daun kelapa kering untuk mengusir kawanan lebah.
Aksi cepat warga membantu meredam situasi sebelum Tim Rescue Damkar tiba di lokasi dengan perlengkapan APD lengkap.
Tim dengan sigap mengevakuasi korban sesuai SOP, lalu membawanya ke RSUD Doris Sylvanus untuk penanganan medis lanjutan.
“Korban sudah menggunakan mantel hujan, masker, dan kacamata, tapi tetap mengalami banyak sengatan di bagian wajah. Saat tiba di RS, korban sudah diberikan satu botol infus namun masih mengeluh kesakitan,” tambahnya.
Setelah proses penyelamatan korban, Tim Rescue Damkar Palangka Raya langsung melanjutkan evakuasi sarang lebah besar yang menjadi sumber serangan.
Proses evakuasi masih berlangsung hingga malam hari untuk memastikan tidak ada ancaman lanjutan bagi warga sekitar.
“Kami pastikan sarang lebah itu akan ditangani sampai tuntas. Prioritas kami adalah keselamatan warga,” tegasnya. (oiq)
EDITOR: TOPAN




