PANDEMI

Covid-19 di Kalteng Terus Melonjak


PALANGKA RAYA,kalteng.co-Pasca libur panjang pada cuti bersama beberapa waktu yang lalu, kasus Covid-19 di Kalteng melonjak naik. Hal ini harus diantisipasi dengan pengawasan yang lebih ketat saat terjadi liburan di lain hari.


Sekda Kalteng Fahrizal Fitri mengatakan, pada dasarnya saat libur panjang beberapa waktu lalu tidak banyak wisata yang dikunjungi di Kalteng. Bahkan, saat dilakukan monitoring tidak ada klaster objek wisat, apalagi saat liburan lebih banyak wisata yang dikunjungi di luar Kalteng.


“Sehingga peningkatan kasus di Kalteng dimungkinkan dari luar, misal saja ada keluarga yang merantau dan menjadi kesempatan untuk bertemu, akibatnya tidak disadari mengakibatkan penularan Covid-19,” katanya saat diwawancarai di Kantor Gubernur Kalteng, kemarin.


Diungkapkannya, hal ini harus menjadi kehati-hatian agar saat masyarakat Kalteng ke luar kota terus waspada dan menerapkan protokol kesehatan. Terhadap lonjakan kasus pasca liburan tentu menjadi perhatian Pemprov Kalteng.
“Intinya, protokol kesheatan tetap dijaga dan diterapkan, bukanya melarang tetapu sebagau salah satu upaya pencegahan,” tegasnya.


Sementara itu, Ketua Satgas Harian Covid-19 Kalteng Darliansjah mengatakan, sebelum libur panjang beberapa waktu lalu pihaknya sudah melakukan antisipasi. Pihaknya sudah mengistruksikan seluruh satgas kabupaten/kota se-Kalteng untuk mengendalikan kasus dan melakukan pencegahan.


“Namun, dengan evaluasi pasca liburan dan terjadi lonjakan kasus pihaknya akan mengambil langkah yakni merapatkan dengan seluruh kabupaten/kota se-Kalteng,” tegasnya.


Sebelum liburan lalu, pihaknya telah mengirimkan surat untuk antisipasi. Ke depan, tidak hanya sekedar imbauan melalui surat melainkan melaksanakan rakor dan menyatukan kesepakatan bersama.


“Guna memastikan ada langkah-langkah antisipasi pencegahan lonjakan kasus Covid-19, yang sudah terlanjur terjadi kita tetap melakukan tracing masih,” ujar Darli saat dibincangi di kantornya.


Terpisah, berdasarkan rilis harian Satgas Covid-19 Kalteng menyampaikan kepada kabupaten/kota yang berada di zona merah atau risiko tinggi maupun zona orange atau risiko sedang diingatkan memperbaiki kondisinya dalam penanganan pandemi Covid-19. Pasalnya, saat ini Kabupaten Barito Timur (Bartim) berada pada zona merah, sedangkan 13 daerah lainnya berada pada zona oranye.
Kondisi ini tidak boleh dibiarkan berjalan cukup lama, jika sebuah wilayah berada di zona merah selama berminggu-minggu, hal ini berarti pemerintah dan masyarakatnya sudah lengah. Untuk itu pemerintah daerah setempat harus berupaya meningkatkan dan memasifkan 3T.


Berdasarkan data akumulasi per Jumat (20/11) ada penambahan sebanyak 65 orang terkonfirmasi Covid-19. Pasien terbanyak berasal dari Kabupaten Lamandau dan Sukamara masing-masing 13 orang. (abw)

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button