PKK Bisa Ikut Mencegah Stunting

KUALA KURUN,kalteng.co – Beberapa waktu lalu, para kader Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) sudah menggelar rapat konsultasi tahun 2022, dengan tema “Sumber Daya Manusia Bangkit, Kabupaten Gumas Berdaya dan Mandiri”. Hasil rapat tersebut diharapkan bisa ditindaklanjuti dengan baik. ”Hasil dari rapat tersebut, saya berharap dapat dijalankan dan menjadi tindak lanjut kerja PKK yang ada di setiap kecamatan,” kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas Iceu Purnamasari, belum lama ini.
Legislator dari daerah pemilihan (dapil) I mencakup Kecamatan Kurun, Mihing Raya, dan Sepang ini mengatakan, hasil dari rapat konsultasi tersebut merupakan hal yang penting. Jangan sampai hanya sekadar hasil saja, tetapi tidak ada aksi nyata di lapangan. ”PKK merupakan organisasi perempuan yang kita harapkan paling dekat dengan masyarakat. Untuk itu, hasil dari rapat tersebut harus bisa melaksanakan program PKK,” tegasnya.
Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini menuturkan, ada beberapa program PKK yang harus dijalankan. Seperti penanganan dan pencegahan stunting, serta sosialisasi atau penyuluhan mengenai pentingnya pemeriksaan kandungan selama masa kehamilan. ”Program PKK juga berupa pembinaan kader PKK di desa dengan membentuk kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Para kader tersebut dapat memanfaatkan potensi di desa,” harap ketua Komisi III DPRD Gumas ini.
Sebelumnya, Ketua TP PKK Kabupaten Gumas Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong mengakui, rapat konsultasi ini merupakan agenda rutin PKK setiap satu tahun. Tujuannya sebagai sarana evaluasi pelaksanaan program yang telah dijalankan serta menyusun program, berkonsultasi dan memantapkan program kerja tahun 2022 bersama PKK kecamatan, desa, kelurahan dan PKK dasawisma. ”Saya inin kader PKK mampu memajukan dan mensejahterakan keluarga dengan usaha, baik itu internal maupun eksternal. Perlu kreativitas dan inovasi dalam mengalihkan mata pencaharian yang tidak selalu diam,” tegasnya.
Dia menambahkan, kader PKK harus berinovasi mendatangkan penghasilan. Salah satu program yang digalakkan yakni menjalankan UP2K, dengan memanfaatkan lahan dan perkarangan. ”Saya ingin semua kader PKK memanfaatkan lahan dan pekarangan dengan baik, serta menjadikan momentum untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik,” pungkasnya. (okt/ens)



