PEMKO PALANGKA RAYA

Tingkat Konsumsi Ikan Palangka Raya Tinggi

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Indriarti Ritadewi mengatakan, tingkat konsumsi ikan masyarakat setempat cukup tinggi, yakni mencapai hingga 5,4 persen.

Hal ini didukung oleh adanya sumber daya perikanan yang tersebar di sungai-sungai besar, danau, rawanmaupun perikanan budidaya, yang tersebar di lima kecamatan dan 22 kelurahan di Kota Palangka Raya.

“Palangka Raya dan Kalteng memang konsumsi ikan cukup tinggi. Karena memang sumbernya ikannya cukup banyak bisa dari sungai, danau maupun dari perikanan budidaya,” ungkapnya kemarin.

Meski begitu, gemar makan ikan terus berlanjut dikampanyekan dan kali ini bobotnya lebih serius karena dikaitkan dengan program melawan stunting, yakni gejala hambatan pertumbuhan (fisik dan kecerdasan), akibat kekurangan asupan makanan bergizi.

“Sosialisasi supaya masyarakat gemar makan ikan terus kita lakukan dengan berbagai kegiatan, seperti lomba masak serba ikan hingga membagikan paket olahan ikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Namun yang masih menjadi kendala saat ini, adalah konsumsi ikan untuk anak-anak sebagai upaya mencegah terjadinya stunting. Untuk itu diperlukan kreativitas orang tua agar mengolah makanan berbahan dasar ikan menjadi lebih menarik bagi anak.

Seperti adanya olahan abon ikan, bakso ikan, pempek ikan, kerupuk ikan dan amplang ikan. Yang merupakan contoh olahan makanan berbahan dasar ikan yang bisa diberikan kepada anak – anak.

Sehingga anak – anak ini tetap bisa makan ikan, meskipun hanya melalui olahan. Bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Palangka Raya, pihaknya terus mensosialisasikan secara masif tentang gemar makan ikan.

“Kalau orang dewasa, ibu hamil dan menyusui sudah paham manfaat makan ikan. Cuman bagi anak-anak memang diperlukan makanan yang bervariatif supaya mereka tidak bosan. Ini yang menjadi fokus kami ke depan,” pungkasnya. (ahm)

Related Articles

Back to top button