Sri Widanarni Hadiri Pembukaan Car Free Night “Huma Betang Night” Raya

PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, S.IP., M.Si., turut hadir dalam acara pembukaan Car Free Night bertajuk “Huma Betang Night” yang digelar di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu (22/6/2025) malam.
Kegiatan ini diinisiasi sebagai ruang publik yang menonjolkan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya lokal melalui konsep Huma Betang, yang menjadi filosofi hidup masyarakat Kalimantan Tengah. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung rutin setiap akhir pekan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk berekspresi, menikmati hiburan budaya, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif.
Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo secara langsung membuka kegiatan ini, disaksikan oleh ribuan masyarakat dari berbagai kalangan. Acara turut dimeriahkan oleh pertunjukan seni budaya daerah, parade komunitas, serta penampilan artis nasional yang menyemarakkan malam tersebut.
Dalam kesempatan itu, Sri Widanarni menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini sebagai wujud nyata dari pelestarian kearifan lokal sekaligus penguatan identitas daerah. Ia menilai kegiatan Huma Betang Night tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha kecil, termasuk UMKM sektor perikanan.
“Kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong dan keberagaman dalam balutan budaya lokal. Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena juga menjadi sarana untuk menghidupkan sektor ekonomi rakyat, termasuk pelaku usaha olahan hasil perikanan di wilayah perkotaan,” ungkap Sri Widanarni.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Palangka Raya dan pemerintah provinsi untuk mendorong keterlibatan pelaku usaha sektor perikanan dalam kegiatan serupa, baik dari sisi promosi produk, edukasi masyarakat, hingga pemberdayaan kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan.
“Kami berharap ke depan akan semakin banyak pelaku usaha perikanan air tawar yang dapat berpartisipasi dan menampilkan produk-produk unggulannya dalam acara seperti ini. Dengan begitu, semangat budaya dapat berjalan seiring dengan kemajuan ekonomi daerah,” tutupnya.
Huma Betang Night menjadi simbol kebersamaan dalam keragaman. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya di Kota Palangka Raya, semakin mencintai budaya lokal dan berperan aktif dalam menjaga harmoni sosial dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (pra)
EDITOR : TOPAN




