Rakornas KPK RI, Optimalisasi E-Katalog untuk Pencegahan Korupsi
Selanjutnya, Plt. Deputi Bidang Transformasi Pengadaan Digital LKPP, Patria Santosa, menyoroti pentingnya optimalisasi katalog elektronik dalam pencegahan korupsi barang/jasa. “Fungsi katalog elektronik disiapkan untuk mendeteksi dini perilaku pelaksanaan pengadaan yang berpotensi untuk korupsi,” ujarnya.
Santosa menginformasikan bahwa LKPP, bersama dengan KPK RI dan BPKP, berupaya mencegah korupsi dalam pengadaan barang/jasa melalui e-katalog dengan mengidentifikasi empat kategori anomali proses pengadaan pada e-purchasing. Ini termasuk perubahan harga produk tayang, transaksi ke penyedia yang sama dan berulang, kecepatan transaksi pertama, dan status penyelesaian transaksi. Oleh karena itu, LKPP mengembangkan fitur sistem pengawasan transaksi katalog elektronik yang memuat empat indikator tersebut.
“Fitur pengawasan katalog elektronik dapat memberikan akses kepada APIP untuk melakukan pengawasan dengan melihat data transaksi e-purchasing,” tambahnya. Pada kegiatan Rakornas, diluncurkan fitur pengawasan katalog elektronik oleh Wakil Ketua KPK, Plt. Deputi Bidang Transformasi Pengadaan Digital LKPP, Plt. Direktur Investigasi IV BPKP, dan CEO Govtech Procurement Telkom.
Sementara itu, Inspektur Daerah Provinsi Kalteng Saring menyatakan bahwa pelaksanaan pengadaan barang/jasa merupakan salah satu kegiatan perangkat daerah, dan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sangat penting untuk memastikan proses tersebut berjalan efektif, efisien, dan akuntabel sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Di Pemprov Kalteng, proses pengadaan barang/jasa pemerintah melalui katalog elektronik (e-katalog) telah mulai diimplementasikan guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas proses pengadaan barang/jasa. Namun demikian, masih terdapat celah kecurangan yang harus diwaspadai. Dengan diluncurkannya fitur pengawasan katalog elektronik, diharapkan dapat membantu APIP internal daerah dalam mendeteksi dini kejanggalan pada proses pengadaan barang/jasa elektronik,” tutupnya. (pra)




