Sepuluh Desa di Lamandau Segera Dialiri Listrik

NANGA BULIK,Kalteng.co – Pemerintah Kabupaten Lamandau menargetkan program Lamandau Terang atau seluruh wilayah di Lamandau dialiri listrik pada tahun 2026. Hal ini disampaikan Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, usai melakukan koordinasi bersama PT PLN belum lama ini.
Koordinasi ini merupakan tindak lanjut sekaligus upaya pemerintah daerah dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan listrik bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan.Seperti diketahui, saat ini masih ada sepuluh desa di Lamandau yang belum dialiri listrik oleh PLN, di antaranya Desa Karang Besi, Karang Mas, Mengkalang, Benuatan, Kahinga, Nangamatu, Bintang Mengalih, Petarikan, Desa Kina, dan Jemuat.
“Berdasarkan roadmap yang disusun, tiga desa, di antaranya Karang Besi, Karang Mas, dan Mengkalang, ditargetkan rampung pada bulan Maret tahun ini,” kata Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra.Bupati meneruskan, sedangkan sisanya yakni Desa Benuatan, Kahinga, Nangamatu, Bintang Mengalih, dan Petarikan mulai berproses antara Juni hingga Desember 2026.
“Untuk Desa Kina dan Jemuat, perizinannya sudah kita ajukan ke pemerintah pusat karena beberapa titik bentang tiang dan kabel harus melewati hutan lindung,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa dalam membangun infrastruktur listrik desa terdapat banyak kendala yang dihadapi, baik kondisi geografis, akses jalan menuju desa yang belum dapat dilewati kendaraan pengangkut material jaringan listrik, hingga persoalan lahan yang akan dilalui jaringan listrik.
Untuk itu, pihaknya meminta kerja sama dari seluruh pihak, termasuk dukungan masyarakat agar dapat membantu mempercepat proses pemasangan jaringan di wilayah masing-masing.
“Saya minta dukungan dan bantuan semua pihak agar target untuk mendistribusikan dan mengaliri listrik ke 10 desa ini berjalan lancar dan tidak ada gangguan, sehingga seluruh masyarakat nantinya bisa menikmati listrik PLN,” pungkasnya. (hms)



