Tegaskan Pentingnya Perencanaan Hidup bagi Remaja

MUARA TEWEH,Kalteng.co – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DaldukKBPPPA) Kabupaten Barito Utara, Silas Patiung, menegaskan pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga sejak usia remaja. Hal tersebut disampaikannya dalam dialog interaktif yang digelar di LPPL Batara FM, Jumat (28/2).
Dalam kesempatan itu, Silas hadir sebagai narasumber mewakili pemerintah daerah. Ia menyampaikan bahwa program Generasi Berencana (GenRe) menjadi salah satu prioritas dalam pembinaan generasi muda di Barito Utara.
“Remaja adalah aset masa depan bangsa. Jika sejak dini mereka sudah memiliki perencanaan yang matang, baik dalam pendidikan, karier, maupun kehidupan berkeluarga, maka kita optimistis kualitas generasi mendatang akan semakin baik,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tiga ancaman utama yang masih menjadi perhatian serius, yakni pernikahan dini, pergaulan bebas, dan penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, ketiga hal tersebut dapat menggagalkan masa depan remaja apabila tidak dicegah sejak awal.
“Kami terus menggencarkan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan masyarakat. Melalui program GenRe, kami ingin membentengi remaja dengan pengetahuan dan pemahaman yang benar tentang kesehatan reproduksi serta perencanaan hidup,” tegasnya.
Silas mengapresiasi kolaborasi dengan LPPL Batara FM yang dinilai sebagai mitra strategis dalam menjangkau masyarakat luas, termasuk di wilayah pedesaan. Ia berharap pesan-pesan positif tentang GenRe dapat tersampaikan secara masif melalui siaran radio. “Media radio masih sangat efektif, terutama di daerah yang tidak semua warganya memiliki akses internet. Kami ingin memastikan tidak ada remaja Barito Utara yang tertinggal informasi,” imbuhnya.
Turut hadir mendampingi dalam dialog tersebut Duta GenRe Barito Utara 2025, Hanif Farizha Ghani dan Sarah Dwiyanti. Keduanya menyatakan siap menjadi ujung tombak sosialisasi di kalangan remaja. “Kami siap membantu pemerintah daerah dalam menyebarkan pesan-pesan positif tentang GenRe. Kami juga akan terus aktif mengajak teman-teman remaja untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan pembinaan,” kata Hanif.
Sementara itu, Sarah menambahkan dukungan dari pemerintah daerah menjadi motivasi bagi mereka dalam menjalankan peran sebagai agen perubahan. “Kami merasa didukung penuh oleh Pak Silas dan jajaran dinas. Ini memotivasi kami untuk bekerja lebih keras lagi,” tuturnya.
Melalui dialog interaktif tersebut, DaldukKBPPPA berharap kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga semakin meningkat. Program GenRe diyakini menjadi salah satu solusi dalam mewujudkan generasi emas Indonesia di masa depan. (hms)




