Wabup Irawati Ajak Perkuat Ukhuwah

SAMPIT,Kalteng.co – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus Safari Ramadan ke Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Pulau Hanaut, dan Teluk Sampit, Senin (2/3). Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Baiturrahman, Jalan HM Suharto, Desa Sumber Makmur, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.
Dalam sambutannya, Irawati menyampaikan Safari Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah sebagai wujud kebersamaan dan upaya mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat.
“Safari Ramadan ini merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur sebagai wujud kebersamaan dan upaya mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat untuk dapat bertatap muka dalam suasana bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan jajaran Kecamatan Mentaya Hilir Utara yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. Menurutnya, momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk membangun ukhuwah serta memperkuat komunikasi antara ulama, umara, dan umat.
“Tujuan yang hendak kita capai melalui kegiatan ini adalah terbangunnya iklim komunikasi segitiga yang kondusif antara ulama, umara, dan umat, sehingga dapat membantu terwujudnya kolaborasi yang sinergis dan solid dalam melaksanakan pembangunan,” tegasnya.
Irawati mengingatkan Ramadan merupakan bulan penuh rahmat, berkah, dan ampunan. Karena itu, ia mengajak masyarakat meningkatkan kualitas ibadah dengan memakmurkan masjid dan musala melalui buka puasa bersama, salat Tarawih dan Witir, tadarus Al-Qur’an, serta kegiatan sosial seperti menghimpun zakat dan infak.
“Sudah sepantasnya rasa syukur kita tunjukkan dengan lebih meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, memakmurkan musala dan masjid, serta melakukan kegiatan yang bermanfaat,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung imbauan bersama yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Kotim, Kapolres Kotim, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kotim terkait hal-hal yang dapat mengurangi kekhusyukan ibadah selama Ramadan.
Imbauan tersebut mengatur ketentuan berjualan makanan dan minuman, larangan makan, minum, dan merokok di tempat umum pada siang hari, serta penutupan tempat hiburan seperti karaoke selama bulan Ramadan. “Kami harapkan masyarakat mendukung pelaksanaannya di lingkungan masing-masing,” katanya.
Selain itu, Irawati mengingatkan para orang tua dan generasi muda agar tidak menyalakan petasan atau bunyi-bunyian yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat menjaga lingkungan serta memohon perlindungan agar daerah terhindar dari bencana.
“Marilah kita memohon kepada Allah SWT agar senantiasa diberikan kekuatan dan tuntunan, sehingga kita dapat melaksanakan tugas pengabdian dengan sebaik-baiknya dan terhindar dari segala macam bala bencana bagi daerah dan negeri ini,” pungkasnya. (hms)




