DPRD BARITO UTARA

Sri Neni Trianawati: Data Berbasis Desa Kunci Keberhasilan Pembangunan Daerah

MUARA TEWEH, Kalteng.co – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari Fraksi Partai Golkar, Sri Neni Trianawati, menekankan pentingnya data berbasis desa dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah. Menurutnya, dengan data yang akurat dan terperinci, kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah akan lebih tepat sasaran, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Data yang akurat adalah fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan. Dengan informasi yang jelas mengenai kondisi setiap desa, maka kebutuhan dasar masyarakat dapat dipenuhi dengan lebih baik,” ujar Sri Neni Trianawati, Senin (10/02/2025).

Ia menjelaskan, data yang valid akan sangat membantu dalam pemenuhan berbagai hak masyarakat, seperti sandang, pangan, dan papan. Selain itu, aspek lain seperti pendidikan, kebudayaan, kesehatan, pekerjaan, serta jaminan sosial juga dapat lebih mudah dimonitor dan ditingkatkan. Tak hanya itu, data yang lengkap juga berperan dalam perlindungan hukum dan hak asasi manusia (HAM), pembangunan infrastruktur, serta pelestarian lingkungan hidup di wilayah pedesaan.

Ketika semua aspek tersebut dapat dipantau dengan baik, Sri Neni optimis bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga akan meningkat. Peningkatan PAD ini, menurutnya, akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat dan mendorong pembangunan yang lebih terukur, terencana, serta tepat sasaran.

“Pembangunan yang berbasis data bukan hanya akan meningkatkan efektivitas program pemerintah, tetapi juga memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, tidak ada lagi program yang kurang tepat atau tidak menyentuh persoalan mendasar di masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Komisi II DPRD Barito Utara ini juga mendorong pemerintah daerah dan pihak terkait untuk lebih serius dalam membangun sistem pendataan yang komprehensif di tingkat desa. Ia juga mengajak semua pihak, termasuk perangkat desa dan masyarakat, untuk berpartisipasi aktif dalam proses pengumpulan dan pembaruan data, agar pembangunan yang dilakukan benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat.

“Dengan data yang solid, kita bisa memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil tidak hanya membawa manfaat jangka pendek, tetapi juga menciptakan perubahan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button