Kajian Pembentukan Perseroda, DPRD Gunung Mas: Perlu Perombakan Total

KUALA KURUN, Kalteng.co – Kalangan DPRD Gunung Mas (Gumas) mengikuti Focus Group Discussion (FGD) tentang kajian pembentukan Perseroda dan kelayakan usaha di daerah. Sekaligus membahas terkait perubahan nama Perusda menjadi Perseroda dengan tujuannya untuk menggali pendapaatan asli daerah (PAD).
“Kalau perubahan nama Perusda menjadi Perseroda, Perdanya sudah kita bahas juga akan ditetapkan di Hari Rabu (21/05/2025). Bagi kami (perubahan) nama tidak menjadi masalah, hanya menyesuaikan dengan peraturan yang ada. Kita akui kalau perusda ini kami DPRD alergi, kalau mendengar dari awal anggaran sampai sekarang sudah dikucurkan sekitar Rp6,9 miliar,” kata Ketua DPRD Gumas Binartha, Kamis (15/5/2025).
Beberapa waktu lalu, sambung dia, pihaknya dengan pengurus lama sudah melakukan RDP tidak ada uang kas lagi dalam menutup modal, dan hanya bangunan saja yang tersisa. Sehingga, sangat perlu dilakukan perombakan-perombakan untuk pengurus Perseroda ini kedepannya.
“Semenjak saya duduk di lembaga DPRD Gumas, banyak hal yang sudah kami berikan masukan kepada manajemen Perusda ini, tetapi dibalik itu banyak juga mereka didalam pengurus tidak jalan, seharusnya kita melihat penyertaan modal sangat luar biasa, dan banyak sektor usaha kalau benar dikelola,” terang dia.
Terlebih lagi, sambungnya, terkait kehadiran PBS di Kabupaten Gumas ini banyak yang bisa dilakukan langkah dalam kerja sama, baik dari sektor perkebunan, kehutanan, hingga pertambangan. Sehingga, tambahnya, kehadiran Perseroda nantinya agar perlu perombakan dari sisi pengurus.
“Tetapi kenyataannya saya menilai kebanyakan usaha mereka itu melenceng, seperti penyertaan terakhir untuk membangun pangkalan minyak dan tanahnya tidak murni milik perusda tapi punya gereja. Ini yang menjadi tidak sesuai, maka dengan adanya Perseroda ini nanti diharapkan dapat lebih baik,” tandas dia. (nya)
EDITOR: TOPAN



