DPRD GUNUNG MASLEGISLATIF

Pesparawi VII Harus Disiapkan dengan Baik

KUALA KURUN, Kalteng.co – Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) VII tingkat Kabupaten Gunung Mas (Gumas) akan digelar pada 25-28 Oktober 2023 di Kelurahan Tumbang Napoi, Kecamatan Miri Manasa. Tersisa dua hari lagi, sebelum dilaksanakan acara pembukaan.

Untuk itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunung Mas, Rayaniatie Djangkan minta kepada panitia agar benar-benar mempersiapkan kegiatan itu dengan baik. “Dengan waktu yang tersisa itu, kami minta kepada panitia agar mempersiapkan berbagai hal yang diperlukan selama even tiga tahunan ini digelar,” kata Rayaniatie Djangkan, Minggu (22/10).

Menurut politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini, beberapa persiapan yang harus dilakukan oleh panitia, seperti tempat penginapan dan kesehatan untuk seluruh kontingen, bangunan gereja yang nantinya dijadikan sebagai tempat perlombaan paduan suara dan pastori.

“Kami juga ingin pihak panitia mempersiapkan tempat tinggal yang layak untuk kontingen dari 12 kecamatan. Tentu dengan selalu memperhatikan kebersihan di sekitar tempat kontingen menginap,” katanya. Kepada masyarakat, lanjut dia, diminta untuk turut serta berpartisipasi dalam menyukseskan even tiga tahunan tersebut.

Partisipasi seluruh masyarakat dengan cara menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, diyakini pelaksanaan pesparawi akan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan damai. “Saya berharap kepada masyarakat di Kelurahan Tumbang Napoi agar dapat memberikan pelayanan terbaik dan melayani kontingen yang datang dengan senyuman, sehingga mereka berkesan dan akan datang lagi suatu hari nanti,” terangnya.

Dia juga berpesan kepada kontingen kecamatan yang bermalam di Kelurahan Tumbang Napoi dan desa sekitarnya, harus dapat beradaptasi dengan lingkungan desa/kelurahan tempatnya menginap. “Tentu mereka harus menghormati masyarakat di desa tersebut, selalu menjaga sopan santun dan etika selama tinggal disana,” tuturnya.

Dia menambahkan, momentum pesparawi ke VII ini harus dijadikan sebagai wadah pembinaan untuk keagamaan, sehingga akan mampu menghasilkan paduan suara yang berkualitas. “Kami berharap pelaksanaan pesparawi ke VII di Kecamatan Miri Manasa bisa berjalan dengan baik, aman, dan lancar, mulai dari pembukaan hingga penutupan,” tukasnya. (okt)

Related Articles

Back to top button