Ketua Fraksi PAN DPRD Kalteng Luruskan Isu Insiden Pecah Meja di Kantor DiskopUKM Kotim: “Hanya Kesalahpahaman”

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran, meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait insiden pecahnya kaca meja di Kantor Bidang UKM Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Perdagangan (DiskopUKMPerindag) Kotawaringin Timur (Kotim).
Insiden yang terjadi beberapa waktu lalu itu melibatkan salah satu anggota Fraksi PAN DPRD Kotim berinisial HS. Tomy menegaskan bahwa peristiwa tersebut sama sekali tidak melibatkan tindakan kekerasan atau amukan, melainkan murni akibat ketidaksengajaan saat berlangsungnya koordinasi internal.
“Itu hanya kesalahpahaman. Tidak ada unsur mengamuk atau tindakan agresif. Meja pecah karena ketidaksengajaan, dan persoalan ini sudah diklarifikasi langsung. Tidak ada masalah serius dalam kejadian itu,” ujar Tomy kepada awak media, Kamis (10/7/2025).
Sebelumnya, HS juga memberikan klarifikasi dan membantah informasi yang menyebut dirinya bertindak emosional. Ia mengatakan bahwa saat itu dirinya tengah berkoordinasi dengan pihak DiskopUKMPerindag Kotim mengenai realisasi dana aspirasi atau pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD untuk kelompok perempuan di Kecamatan Parenggean.
Menurut HS, sempat terjadi perbedaan pemahaman terkait syarat berbadan hukum bagi kelompok penerima bantuan, yang memicu ketegangan ringan dalam diskusi.
“Saya hanya ingin memastikan bantuan bisa cepat disalurkan. Saat sedang menjelaskan, saya tanpa sengaja menekan ujung meja yang ternyata berkaca. Kacanya retak. Tidak ada unsur emosi berlebihan, apalagi kekerasan seperti yang beredar di media sosial,” ungkap HS, Rabu (9/7/2025).
Ia juga menyampaikan permintaan maaf jika insiden tersebut menimbulkan kesalahpahaman dan berharap ke depan komunikasi antara legislatif dan eksekutif semakin terbuka dan konstruktif.
“Kita sama-sama ingin memperjuangkan kepentingan masyarakat. Jadi saya berharap tidak ada pihak yang membesar-besarkan hal ini di luar konteks sebenarnya,” tandas HS.
Tomy Irawan Diran pun menegaskan, bahwa partainya selalu mendorong etika komunikasi politik yang santun dan profesional, baik di level provinsi maupun kabupaten/kota. Ia mengapresiasi langkah cepat klarifikasi yang disampaikan HS serta keterbukaan dari pihak terkait. (pra)
EDITOR : TOPAN



