DPRD KALTENG

Razak Berharap Masyarakat Terus Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Wakil Ketua I DPRD Kalteng, H. Abdul Razak, mengharapkan seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, terutama dalam memelihara kerukunan antar umat beragama.

Hal ini disampaikan Abdul Razak, saat dikonfirmasi Kalteng.co usai menghadiri Dialog Nasional Antarumat Beragama, yang dilaksanakan dalam rangkaian Dies Natalis Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang Palangka Raya, belum lama ini.

Menurutnya, merawat kerukunan antar umat beragama merupakan aspek penting dalam kebidupan berbangsa dan bernegara. Pasalnya, Indonesia merupakan negara yang berdiri atas keberagaman yang dipersatukan melalui semoyan negara yakni Bhineka Tunggal Ika.

“Merawat kebhinekaan adalah hal penting, salah satunya kita melihat kerukunan umat beragama yang menjadi poin yang paling utama. Apalagi seperti yang kita tahu bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai keberagaman baik suku, agama, adat istiadat dan bahasa. Namun semua itu dapat dipersatukan melalui Pancasila dan semboyan Bhineka Tunggal Ika,” ucapnya.

Wakil raktat dari Dapil III meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau dan Sukamara ini juga mengatakan bahwa upaya merawat kerukunan antar umat beragama tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Namun menjadi tanggung jawab semua pihak untuk bersama-sama menjaganya.

“Yang pasti masyarakat itu yang paling penting, bagaimana bisa bersama-sama menjaga persaudaraan. Karena bagaimanapun juga perbedaan yang ada di tengah kita jangan dijadikan perpecahan. Apalagi menjaga kebersamaan di tengah masyarakat yang homogen akan menjadi modal besar suatu daerah mempercepat pembangunan di berbagai bidang. Sebab dengan terjaganya hubungan dan bersama antaraumat, membuat segala sesuatu lebih mudah terlaksana,” ujarnya.

Kendati demikian, Politisi senior dari Fraksi Partai Golkar ini mengingtakan bahwa menjaga kebersamaan dan mengesampingkan perbedaan juga menjadi langkah kongkrot dalam menghadapi pesta demokrasi 2024, yang diharapkan dapat terlaksana dengan baik dan lancar sekalian masyarakat memiliki pandangan serta pilihan yang berbeda-beda.

“Intinya jangan jadikan perbedaan untuk membuat perpecahan, tapi perbedaan ini justru kita jadikan kekuatan, baik untuk membangun daerah dan lain sebagainya,” pungkas Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kalteng ini.(ina)

Related Articles

Back to top button