DPRD KOTA PALANGKA RAYALEGISLATIF

Hasan Busyairi: Damkar dan Penyelamatan Kini Berperan Lebih dari Sekadar Padamkan Api

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, M. Hasan Busyairi, menilai bahwa peran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) saat ini tidak lagi sebatas memadamkan api saat kebakaran terjadi. Menurutnya, perkembangan zaman dan kompleksitas risiko di perkotaan membuat Damkar menjadi garda terdepan dalam berbagai misi penyelamatan.

“Sekarang Damkar tidak hanya identik dengan sirine dan semprotan air. Mereka juga menangani evakuasi korban bencana, penanganan hewan liar yang membahayakan warga, hingga misi penyelamatan di medan sulit,” ujar Hasan saat ditemui di Gedung DPRD Kota Palangka Raya, Selasa (12/8/2025).

Ia menjelaskan, tantangan yang dihadapi petugas Damkar semakin beragam, mulai dari kebakaran permukiman, hutan dan lahan, kebocoran gas, kecelakaan lalu lintas, hingga musibah banjir. Kondisi ini menuntut peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan peralatan yang mumpuni.

Hasan mengapresiasi dedikasi para personel Disdamkarmat Palangka Raya yang selalu siap siaga 24 jam dalam menjalankan tugas. “Mereka berada di garis depan, sering kali mempertaruhkan nyawa demi keselamatan masyarakat. Kita patut memberikan dukungan penuh, baik secara anggaran maupun fasilitas,” katanya.

Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini juga menekankan, pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi personel Damkar agar mampu merespons situasi darurat secara cepat dan tepat. Selain itu, ia berharap koordinasi antarinstansi terus diperkuat, khususnya saat menghadapi bencana yang memerlukan penanganan terpadu.

“Di era sekarang, kemampuan komunikasi dan koordinasi di lapangan sama pentingnya dengan keberanian. Setiap detik yang terbuang bisa berakibat fatal. Karena itu, peningkatan kualitas personel harus sejalan dengan modernisasi peralatan,” tambahnya.

Hasan juga mendorong peran masyarakat untuk ikut berpartisipasi melalui edukasi kebencanaan, seperti cara mencegah kebakaran, prosedur evakuasi mandiri, dan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR). Dengan keterlibatan semua pihak, ia yakin angka kejadian kebakaran dan korban jiwa dapat ditekan.

“Damkar bukan hanya milik pemerintah, tapi juga menjadi bagian dari masyarakat. Dukungan dan kesadaran bersama akan membuat mereka lebih efektif dalam melindungi kita semua,” pungkas Hasan. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button