DPRD Murung Raya Dorong Semua Pihak Tingkatkan Mutu Pendidikan

PURUK CAHU, Kalteng.co – Meningkatkan kualitas pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan peran guru atau sekolah. Pendidikan tentunya adalah tanggung jawab kolektif, yakni orang tua, Masyarakat hingga pemerintah daerah.
Hal ini selaras dengan yang disampaikan oleh anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Olivia Wiswanti, jika kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting dalam mendorong terciptanya pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik secara utuh.
“Kita tidak bisa membebankan semua kepada tenaga pendidik. Jika ingin ada perubahan nyata, maka seluruh elemen harus bergerak bersama,” ujar Olivia, Senin (28/7/2025).
Olivia secara khusus memberi perhatian pada inovasi di tingkat satuan pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMP. Ia mengajak para kepala sekolah dan guru untuk menghadirkan metode belajar yang lebih kreatif dan menyenangkan agar anak-anak merasa antusias dalam proses belajar.
“Anak-anak zaman sekarang butuh pendekatan yang berbeda. Inovasi pembelajaran akan membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang adaptif dan siap bersaing di masa depan,” tambahnya.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa kecerdasan intelektual saja tidak cukup. Menurutnya, pendidikan karakter seperti moral, etika, dan sopan santun harus tetap menjadi pondasi utama dalam sistem pendidikan.
“Anak yang pintar saja tidak cukup. Kita butuh generasi yang juga punya akhlak, tahu menghargai orang lain, dan memiliki empati,” tegas Olivia.
Ia menyebutkan, bahwa membangun manusia Indonesia yang berkualitas harus dimulai sejak dini, karena masa depan bangsa sangat bergantung pada generasi yang sedang dibentuk hari ini.
“Pendidikan itu investasi jangka panjang. Kalau hari ini kita abaikan, maka kita akan kehilangan arah di masa depan,” pungkasnya. (oiq)
EDITOR: TOPAN



