Bantuan Dari Kepolisian Terus Mengalir

BANTUAN - Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo SH SIK MIK, didampingi Pabung 1015/Sampit Letkol Inf Suprianto, ketika melihat langsung kondisi dapur umum TNI Polri, Rabu (17/11/2021). FOTO : HUMAS POLRES KATINGAN

KASONGAN, Kalteng.co – Kepedulian Polres Katingan terhadap korban bencana banjir di Kabupaten Katingan, perlu mendapat apresiasi. Hingga kini bantuan yang diberikan Kepolisian terus mengalir kepada warga. Kali ini bantuan diberikan untuk warga Kecamatan Tasik Payawan, yang diserahkan secara simbolis oleh Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo SH SIK MIK kepada Pemerintah Kecamatan Tasik Payawan, Rabu (17/11/2021).

Dikatakan Kapolres, bantuan sosial yang diberikan pihaknya untuk Kecamatan Tasik Payawan dalam bentuk paket sembako.

Berupa 35 sak beras, 28 dus mie instan, tiga dus ikan kaleng, tiga dus minyak goreng, dan dua karung gula pasir. “Ini kita berikan untuk meringankan beban warga. Selain itu juga untuk kelangsungan hidup korban pasca banjir,” katanya.

Baca Juga:  Seluruh OPD Diingatkan Batas Penyelesaian Administrasi

Selain memberikan paket sembako untuk warga di Kecamatan Tasik Payawan, Polres Katingan juga memberikan bantuan paket sembako untuk dapur umum TNI Polri di Mako Pabung Katingan 1015/Sampit.

“Kami sangat mengapresiasi Pabung 1015/Sampit yang telah menginisasi pendirian Posko dapur umum untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir. Lewat sinergitas, kami menyalurkan bantuan sembako ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Warga Jalan Palangka Raya Tewas Gantung Diri

Dia juga menginformasikan, jika ada masyarakat atau komunitas yang ingin memberikan bantuan sembako, bisa langsung ke dapur umum TNI Polri. “Sehingga nanti bisa langsung disalurkan kepada masyarakat,” ungkap pria asal Jogjakarta ini.

Selanjutnya terkait banjir kata AKBP Sonny, sejauh ini memang belum ada evakuasi untuk warga yang terdampak banjir. Namun tim gabungan telah membentuk posko banjir dan dapur umum bagi warga.

“Posko banjir nantinya akan terus memberikan informasi kepada warga jika sewaktu-waktu harus dievakuasi,” ujarnya.(eri).