Pemkab Katingan Inventarisasi Aset Perusahaan Tambang

CEK FISIK ASET: Wakil Bupati Katingan Sunardi dan rombongan melakukan kunjungan ke perusahaan PT KBK untuk menginventarisasi aset yang ditinggalkan PT KBK.
CEK FISIK ASET: Wakil Bupati Katingan Sunardi dan rombongan melakukan kunjungan ke perusahaan PT KBK untuk menginventarisasi aset yang ditinggalkan PT KBK.

KASONGAN,kalteng.co-Wakil Bupati Katingan Sunardi turun ke lapangan memimpin inventarisasi keberadaan aset milik perusahaan PT Kasongan Bumi Kencana (KBK). Pasalnya aset milik perusahaan tambang berupa bangunan dan lainnya yang berada di Desa Mirah Kalanaman Kecamatan Katingan Tengah akan dihibahkan kepada Pemkab Katingan. “Kami ke sini (Desa Mirah) dalam rangka inventarisasi dan pendataan aset tidak bergerak. Berupa bangunan fi sik, jalan dan fasilitas lainnya,” kata Sunardi ketika melakukan pertemuan dengan unsur pimpinan PT KBK, Rabu (13/10) sore.

“Hasil inventarisasi ini nantinya akan dibahas kembali di forum rapat tingkat Kabupaten. Apakah hibah tersebut diterima atau ditolak oleh Pemkab Katingan. Makanya tim yang saya bawa hari ini (Rabu) dari sejumlah SOPD, guna menilai apakah aset-aset ini bisa dimanfaatkan oleh Pemkab Katingan,” timpal Sunardi.

Baca Juga:  Pemuda Tewas Gantung Diri di Katingan

Dia menambahkan, jika aset itu bisa digunakan, akan dikaji peruntukkannya untuk apa? Lalu apakah Pemerintah Kabupaten Katingan ke depannya mampu mengelola aset tersebut. Di tempat yang sama Asisten II Setka Kabupaten Katingan Ahmad Rubama mengatakan, perlu pertimbangan yang matang sebelum memutuskan untuk menerima hibah aset tidak bergerak pasca tambang milik PT KBK.

“Aset-aset ini kalau Pemkab Katingan terima harus jelas peruntukkannya. Karena nantinya jika tidak diurus juga akan mubazir. Sehingga saya persilakan perangkat daerah yang hadir menilai bangunan aset yang lain. Kira-kira kalau kita ambil peruntukannya untuk apa? Misalnya untuk Diklat, Pariwisata dan lain-lain,” sebutnya.

Kemudian dia juga mengungkapkan, lahan yang digunakan PT KBK statusnya masih pinjam pakai, dan masuk dalam kawasan hutan produksi. “Kalau kita ambil hibah ini, maka perlu pelepasan lahan,” tuturnya. Sekedar diketahui, bahwa PT KBK tidak lagi melakukan produksi di lahan tambang tersebut. Sehingga mereka menawarkan aset tidak bergerak yang berdiri di lahan pascatambang tersebut, kepada pemkab Katingan. (eri/art)

Baca Juga:  Tetap Waspada Bencana Banjir di Katingan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *