Kasongan

Polemik Pembangunan Jalan Desa di Katingan, Ratusan Warga Turun ke Jalan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Polemik pembangunan jalan desa di Katingan, ratusan warga turun ke jalan. Aksi itu berlangsung di Halaman Kantor Camat Katingan Hulu, Kabupaten Katingan, Senin (7/3/2022) pagi.

Aksi damai itu sendiri didasari perihal dugaan tindak pidana kriminalisasi yang di alami Haji Asang dan Hernadie terkait pembuatan jalan antara Desa Senamang hingga Desa Kiham Batang di Kabupaten Katingan.

Polemik pembangunan jalan ini kian memanas. Karena masyarakat ada merasa kejanggalan terhadap proyek jalan antara desa sepanjang 43 kilometer tersebut. Oleh sebab itu mereka menggelar aksi unjuk rasa.

Koordinator Aksi Damai Edy Supian mengatakan, pihaknya menduga telah terjadi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) pada kegiatan pembangunan jalan antara desa tersebut.

“Pembangunan jalan desa yang terdiri dari, Desa Kabayan, Desa Sei Nanjan, Desa Rantau Bahai, Desa Rantau Puka, Desa Kuluk Sepangi, Desa Tumbang Puai, Desa Dehes Asem, Desa Telok Tampang, Desa Tumbang Salaman, Desa Rangan Kawit dan Desa Kiham Bantang ini sejatinya menggunakan dana desa tahun anggaran 2020,” katanya kepada awak media.

Adapun pernyataan sikap yang disampaikan dalam aksi damai tersebut, kegiatan pembuatan jalan antara desa itu memang benar adanya dan sudah merupakan kesepakatan seluruh Kepala Desa untuk menganggarkan menggunakan masing-masing dana desa tahun anggaran 2020.

“Haji Asang yang kini ditetapkan tersangka itu sendiri merupakan masyarakat yang telah ditunjuk dan disepakati oleh 11 Kades yang terlibat dalam proyek pembangunan jalan,” ucapnya.

1 2 3Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button