Tenaga Guru dan Nakes di Katingan Masih Terbatas

SERAHKAN BANTUAN: Wakil Ketua I DPRD Katingan, Nanang Suriansyah (kanan) ketika menyerahkan bantuan bagi warga yang terdampak bencana banjir, beberapa waktu lalu.
SERAHKAN BANTUAN: Wakil Ketua I DPRD Katingan, Nanang Suriansyah (kanan) ketika menyerahkan bantuan bagi warga yang terdampak bencana banjir, beberapa waktu lalu.

KASONGAN,kalteng.co-Jajaran Anggota DPRD Kabupaten Katingan, telah menyelesaikan agenda reses ke daerah pemilihan masing-masing. Hasilnya, ada beberapa desa yang jumlah tenaga guru dan tenaga kesehatan (nakes) yang masih sangat terbatas. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Katingan, Sugianto kepada sejumlah wartawan, Jumat (1/10).

Diungkapkan Sugianto, pada kegiatan reses ke wilayah hulu Katingan, ada ditemukan Pustu yang Nakes-nya baik bidan maupun perawat, tidak ada. Begitu pula untuk tenaga guru. Juga ada ditemukan pada salah satu sekolah, yang tenaga pengajarnya cuma dua orang. “Padahal muridnya banyak. Keadaan seperti ini sudah berlangsung lama. Tidak baru terjadi sekarang,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pemuda Tewas Gantung Diri di Katingan

Oleh sebab itulah wakil rakyat dari daerah pemilihan Katingan III yang meliputi Kecamatan Katingan Tengah, sampai Kecamatan Bukit Raya, meminta kepada Dinas Pendidikan maupun Dinas Kesehatan, untuk memperhatikan masalah ini. “Coba cek langsung. Turun ke lapangan. Jangan hanya menerima laporan saja, sehingga bisa diketahui kondisi yang terjadi,” tegasnya.

Baca Juga:  Buaya Kuning Masuk Perangkap Ikan

Menurut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, keberadaan tenaga guru dan Nakes di pedesaan sangat penting. Sebab dua tenaga ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. “Mudahan ini mendapatkan perhatian dari pemerintah,” tandasnya.(eri)