Kejari Kapuas Sampaikan Capaian 2021

Kepala Kejaksaan Negeri Kapuas Arief Raharjo didampingi Para Kasi saat jumpa pers akhir tahun, Kamis (30/12/2021) di Aula Kejari Kapuas. GALIH/KALTENG POS

KUALA KAPUAS, Kalteng.co – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas melaksanakan jumpa pers kepada awak media terkait capaian Tahun 2021, Kamis (30/12) di Aula Kejari Kapuas.

Dalam jumpers dipimpin langsung Kepala Kejaksaan (Kajari) Kapuas Arief Raharjo, didampingi Kasi Intelijen Harisha C Wibowo, Kasi Pidum Tigor Sirait, Kasi Pidsus Kiki Indrawan, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Yudhi Subiyanto, serta Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R) Siswanto.

“Alhamdulillah Tahun 2021, untuk masing-masing bidang di Kejari Kapuas melebihi capaian,” ungkap Kajari Kapuas Arief Raharjo.

Kajari menerangkan, ada beberapa perkara pidana umum yang menonjol, antara lain narkotika sebanyak 66 perkara, pencurian diikuti pemberatan 27 perkara, dan perlindungan terhadap anak (Perlinak) 11 perkara.
“Kita harapkan untuk proses hukumnya dapat ikuti mengawasinya,” jelas Kajari.

“Dalam penegakan hukum tidak hanya efek jera, dan pemulihan kerugian negara, tapi untuk memperbaiki tata kelola,” pungkasnya.

Selanjutnya, Kasi Pidum Tigor Sirait, mengatakan ada program Restoratif Justice (RJ) lima perkara yang telah memenuhi syarat dalam pedoman Jaksa Agung, antara lain perkara pencurian dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Baca Juga:  Sayur Pakcoy Hidroponik Dipanen Kakwarcab Kapuas

Kemudian sebanyak 1.092 persidangan online, sedangkan perkara tilang 1.558 pelanggar dan sudah eksekusi 1.549.

“Bidang Pidum Kejari Kapuas mendapatkan prestasi Peringkat Pertama Se Kalteng,” tegasnya.

Sementara Kasi Pidsus Kiki Indrawan, mengatakan ada tujuh penuntut, penyidikan tiga antara lain KPU Kapuas sudah 30 saksi diperiksa juga awal tahun akan ekspos untuk menentukan kerugian negara dan tersangak, lalu pungutan administrasi BPKAD Tahun 2015. Kemudian RPU perkembangan tanggal 28 Oktober 2021 ahli sudah dihadirkan dari Poltek Semarang, dan sudah penghitungan kerugian negara, sehingga proses hukum lebih lanjut lagi.

“Penyelidikan satu, eksekusi ada lima. Jadi semuanya melebihi ekspektasi yang dibebankan kepada Pidsus Kejari Kapuas,” ucapnya.

Kasi Datun Yudhi Subiyanto mengatakan, menyelamatkan atau pemulihan keuangan negara BPJS senilai Rp517 juta, dan MoU ada enam. Selanjutnya Kasi PB3R Siswanto, menjelaskan pemusnahan barang bukti sebanyak tiga kali, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) target Rp240 juta dan berhasil PNBP Rp940 juta.

“Ada juga program pelayanan Siap Antar Barang Bukti, dimana sudah sembilan kali pengantaran barang bukti,” pungkasnya. (alh)