Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Natabel Jannah, Rektor UIN Palangka Raya Akan Isi Tausiah
PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW akan terasa di Kota Palangka Raya. Masjid Natabel Jannah bersiap menggelar pengajian akbar yang terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, dengan menghadirkan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya, Prof. Dr. H. Ahmad Dakhoir, S.HI., M.HI., sebagai penceramah utama.
Acara yang penuh makna ini dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 7 September 2025 mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, bertempat di Masjid Natabel Jannah, Jl. Lamtoro Gung RT.01 RW.15, Palangka Raya. Tidak hanya dihadiri jamaah setempat, kegiatan ini juga diharapkan mampu menarik minat masyarakat dari berbagai daerah sekitar untuk bersama-sama memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW.
Panitia pelaksana, Azizurrahman, S.Pd.I., mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk mempertebal kecintaan kepada Rasulullah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Palangka Raya dan sekitarnya untuk hadir dan meramaikan pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Natabel Jannah. Mari bersama-sama kita memuliakan hari kelahiran Nabi dengan memperbanyak shalawat, meneladani akhlak beliau, serta mempererat ukhuwah Islamiyah,” ucapnya.
Lebih lanjut, Azizurrahman menjelaskan bahwa kehadiran Prof. Ahmad Dakhoir diharapkan dapat memberikan pencerahan rohani dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai-nilai yang diwariskan Nabi Muhammad SAW. Tausiah yang disampaikan juga akan menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan antar sesama manusia maupun dalam meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Peringatan Maulid Nabi di Masjid Natabel Jannah kali ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana dakwah, tetapi juga sebagai wadah memperkuat kebersamaan antarumat. Dengan adanya pengajian akbar ini, suasana ukhuwah dan kebersamaan diharapkan semakin kokoh, sehingga mampu memperkuat persatuan umat Islam di Palangka Raya.
Masyarakat luas diimbau untuk meluangkan waktu dan hadir, karena peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum untuk menumbuhkan kembali semangat meneladani perjuangan Rasulullah dalam menegakkan ajaran Islam dengan penuh kasih sayang dan kedamaian. (pra)
EDITOR: TOPAN




