Penerima Kartu Gumas Pintar Harus Tepat Sasaran

Anggota DPRD Gunung Mas Iceu Purnamasari.
Anggota DPRD Gunung Mas Iceu Purnamasari.

KUALA KURUN,kalteng.co – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Iceu Purnamasari mengingatkan kepada pemerintah kabupaten setempat Mas, agar benar-benar menyeleksi para penerima beasiswa yang berasal dari pemerintah daerah. Yakni Gunung Mas Pintar.

Penerimanya harus tepat sasaran. Jangan sampai ada unsur kolusi dan nepotisme dalam penentuan mereka yang menerimanya. “Penerima beasiswa Gunung Mas Pintar harus benar-benar diseleksi, sehingga beasiswa tersebut tepat sasaran dan diterima oleh mereka yang benar-benar layak,” kata Iceu,Kamis (23/9).

Politikus Partai Golkar ini menyebutkan, beasiswa Gunung Mas Pintar ditujukan kepada peserta didik tidak mampu dan berprestasi, tentunya yang memenuhi beberapa kriteria dan persyaratan. Jangan sampai, tutur wakil rakyat dari daerah pemilihan I yang meliputi Kecamatan Sepang, Mihing Raya, dan Kurun ini, beasiswa Gunung Mas Pintar disalurkan kepada mereka yang tidak memenuhi kriteria yang sudah ditentukan.

Baca Juga:  Peran Perempuan Terus Meningkat

Secara khusus, dia menyambut baik program beasiswa Gunung Mas Pintar, yang dinilai sangat bermanfaat bagi para pelajar. Terlebih terjadinya pandemi Covid-19 saat ini sedikit banyak mempengaruhi pada perekonomian masyarakat. Dia berharap ke depan Gunung Mas Pintar akan terus berlanjut, sehingga ke depan tidak ada lagi generasi muda dari kabupaten bermoto Habangkalan Penyang Karuhei Tatau itu yang putus sekolah karena tidak ada biaya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Gumas Esra mengatakan, penyaluran beasiswa Gunung Mas Pintar dari APBD kabupaten tahun anggaran 2020, baru bisa disalurkan pada tahun 2021. Dia menerangkan bahwa penyaluran beasiswa memang dilakukan menjelang tahun pelajaran baru atau momen kenaikan kelas, supaya peserta didik penerima beasiswa bisa menggunakan untuk membeli keperluan sekolah.

Baca Juga:  Dorong Terbentuknya Masyarakat Hukum Adat

Beasiswa yang diterima oleh peserta didik bukan berupa uang tunai, supaya tidak disalahgunakan. Namun penerima beasiswa bisa membeli keperluan sekolah di toko dengan menunjukkan buku tabungan beasiswa tersebut. (okt/ens