Bingung dengan Bahasa Anak Muda? Ini Dia Istilah Gaul Generasi Z yang Wajib Kamu Tahu!
KALTENG.CO-Pernahkah Anda menggaruk kepala saat mendengarkan percakapan anak muda di sekitar? Rasanya seperti ada bahasa rahasia baru yang muncul tiba-tiba, membuat komunikasi terasa penuh misteri.
Jangan khawatir, ini adalah fenomena umum yang terjadi di antara generasi. Setiap generasi memiliki bahasanya sendiri, dan Generasi Z tidak terkecuali.
Menariknya, istilah-istilah gaul modern ini berkembang sangat cepat sehingga sering kali meninggalkan generasi lebih tua dalam kebingungan total. Kata-kata yang akrab di telinga Gen Z terkadang terdengar asing, bahkan tidak dimengerti sama sekali oleh orang dewasa lainnya.
Agar Anda tidak lagi ketinggalan zaman dan bisa “nyambung” saat berinteraksi dengan anak muda, mari kita selami beberapa istilah gaul populer yang sering digunakan oleh Generasi Z.
Istilah Gaul Populer Gen Z dan Artinya
Melansir dari Geediting.com pada Jumat (23/05/2025), berikut adalah beberapa istilah gaul yang sering Anda dengar di kalangan anak muda:
- No Cap Istilah “No cap” pada dasarnya berarti bahwa seseorang sama sekali tidak berbohong atau berbicara bohong. Jika sebuah pernyataan diakhiri dengan frasa ini, itu dimaksudkan agar pernyataan tersebut benar-benar dianggap sebagai kebenaran. Jadi, jika seorang Gen Z mengatakan “Ini beneran, no cap!”, itu berarti dia ingin Anda percaya sepenuhnya.
- Flex Kata “Flex” digunakan ketika seseorang sedang memamerkan atau menyombongkan sesuatu yang mereka miliki saat ini. Istilah ini juga bisa merujuk pada tindakan membanggakan hal-hal yang sudah berhasil mereka lakukan dalam kehidupan. Misalnya, “Dia suka banget flex mobil barunya.”
- Clout “Clout” merupakan istilah yang digunakan oleh Generasi Z untuk merujuk pada pengaruh atau kekuasaan yang dimiliki seseorang. Ini seringkali sangat relevan dalam konteks media sosial, di mana pengaruh (jumlah followers, likes, dll.) sangat dihitung. Semakin banyak “clout” seseorang, semakin besar pengaruhnya di media sosial.
- Lit Istilah “Lit” dipakai untuk menggambarkan sesuatu yang benar-benar sangat menarik, menyenangkan, atau luar biasa. Ungkapan ini seringkali menunjukkan tingkat kegembiraan atau kualitas yang sangat tinggi dari suatu pengalaman. Contohnya, “Pestanya tadi malam lit banget!”
- Lowkey “Lowkey” digunakan untuk mendeskripsikan perasaan yang dialami secara diam-diam atau halus namun tidak ingin dideklarasikan secara luas. Kata ini juga bisa digunakan untuk mengecilkan situasi tertentu atau menyatakan keinginan tersembunyi. Misalnya, “Aku lowkey suka banget sama lagu ini.”
- Ghosting “Ghosting” adalah istilah yang sering digunakan oleh Generasi Z untuk menggambarkan tindakan tiba-tiba memutuskan semua komunikasi dengan seseorang. Ini seringkali terjadi dalam konteks hubungan romantis, di mana seseorang meninggalkan pasangan dan memutus komunikasi tanpa penjelasan apapun.
- Tea Istilah “Tea” dipakai untuk merujuk pada gosip panas, berita menarik, atau informasi rahasia yang bersifat pribadi. Ungkapan ini biasanya mengundang lawan bicara untuk berbagi cerita yang jujur atau detail yang mengejutkan. Contohnya, “Spill the tea dong!”
- Stan “Stan” merupakan istilah yang digunakan Generasi Z untuk mengungkapkan tingkat kefanatikan atau kekaguman ekstrem. Kata ini telah digunakan untuk menggambarkan seseorang yang terlalu antusias atau sangat terobsesi terhadap seorang selebriti, grup musik, atau bahkan karakter fiksi.
Melihat beragamnya bahasa gaul ini, wajar jika ada kesenjangan atau gap komunikasi yang terjadi antara generasi. Fenomena ini menunjukkan bagaimana bahasa terus berevolusi seiring waktu, menciptakan nuansa baru dalam setiap interaksi verbal sehari-hari.
Dengan memahami istilah-istilah ini, Anda tidak hanya bisa mengikuti alur percakapan, tetapi juga memahami perspektif dan cara berpikir Generasi Z.
Apakah ada istilah gaul lain yang sering Anda dengar tapi belum mengerti artinya? Bagikan di kolom komentar! (*/tur)




