NASIONAL

Megawati Sedih Dibenturkan dengan Emak-Emak

Merasa Sedih Saat Pernyataannya Di Politisasi

Megawati meminta agar pernyataannya tidak di potong-potong. Jika di potong-potong, maksud perkataan itu tidak akan tersampaikan. Bahkan bisa menyimpang dari makna pernyataan tersebut.

Dia merasa sedih saat mengetahui pernyataannya di politisasi. Seolah-olah dia tidak berempati dengan kondisi yang di alami masyarakat. “Saya sedihnya kok di pro-kontra sama ibu-ibu,” ucapnya.

Padahal, dia berusaha memberikan arahan terkait memasak tanpa minyak goreng. Yakni, bisa dengan merebus dan mengukus makanan. Telur, misalnya. Menurut dia, telur tidak hanya di goreng, tapi bisa juga di kukus dan di rebus.

Megawati bahkan menjelaskan pengalamannya sebagai ibu rumah tangga yang harus menyediakan makanan bergizi buat anak-anaknya. Misalnya, bagaimana menyajikan dan membagikan potongan ayam dan ikan untuk keluarga.

“Itu tergantung kreativitas kita memasak untuk keluarga,” paparnya.
Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto hadir secara langsung bersama para pengurus DPP PDIP. Dalam kesempatan tersebut, Hasto unjuk kebolehan menggunakan peralatan masak untuk mengolah kelapa menjadi minyak kelentik.

“Untuk mengurangi goreng-gorengan di politik, sebaiknya kita menggoreng santan untuk menjadi minyak yang berguna bagi kebutuhan rakyat,” selorohnya sambil mengaduk adonan. (Di kutip dari JawaPos.com/tur)

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co
Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button