22 Hotspot Terpantau, Karhutla Mulai Mengancam

KARHUTLA
Ilustrasi

PALANGKA RAYA,KALTENG.CO-Memasuki musim kemarau, puluhan hotspot justru terpantau pekan ini. Hal ini menjadi perhatian pemerintah untuk diantisipasi lebih dini agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak terjadi secara massif. Berdasarkan pantauan titik hotspot dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofi sika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya pada Selasa (12/10), terpantau 22 titik hotspot.

“Ada 22 titik hotspot terpantau. Di Kabupaten Katingan 1 titik, di Kabupaten Murung Raya 5 titik, di Kabupaten Seruyan 4 titik, di Kabupaten Kotawaringin Barat 8 titik, di Kabupaten Lamandau 1 titik, dan di Kabupaten Kotawaringin Timur 3 titik,“ ucap Plt Kepala Pelaksana BPBPK Kalteng, Erlin Hardi, Rabu (13/10).

Baca Juga:  Legislatif Kembali Rapat Kerja Dengan Pemprov Kalteng

Erlin Hardi menuturkan, pihak satgas karhutla kabupaten sudah menindaklanjuti pantauan titik-titik hotspot tersebut sambil berkoordinasi dengan pihak terkait dan melaksanakan pemadaman untuk mengantisipasi ancaman karhutla. “Di Kabupaten Barito Selatan, Satgas Karhutla melakukan giat patroli, sosialisasi dan melakukan pemasangan stiker larangan karhutla di daerah rawan terjadinya karhutla,” jelasnya.

Baca Juga:  Evaluasi Simulasi PTM Harus Hati-hati

Sementara itu, Satgas Karhutla Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Katingan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Lamandau melaksanakan pengecekan titik hotspot. “Termasuk melaksanakan pemadaman bersama pihak terkait dan sudah tertangani,“ tutupnya. (mmc/uni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *