Pesan Wabup di Musrenbang Kecamatan Seruyan Hilir: Jangan Ada Program yang Tidak Tepat Sasaran!

KUALA PEMBUANG, Kalteng.co-Pemerintah Kabupaten Seruyan terus mematangkan langkah strategis dalam menyusun peta jalan pembangunan masa depan.
Pada Senin (2/3/2026), Wakil Bupati Seruyan, Supian, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Seruyan Hilir Tahun 2026 di Gedung Serbaguna Kuala Pembuang.

Forum ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan jantung dari sistem perencanaan partisipatif yang menghubungkan aspirasi akar rumput dengan kebijakan pemerintah kabupaten.
Menyatukan Visi: Dari Desa untuk Kabupaten
Dalam arahannya, Wakil Bupati Supian menegaskan bahwa Musrenbang adalah jembatan krusial untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat desa dengan prioritas pembangunan daerah. Ia menginstruksikan agar forum ini menjadi ruang dialog yang solutif, bukan sekadar seremonial.
“Musrenbang Kecamatan adalah tahapan vital. Di sinilah kita menyaring aspirasi masyarakat agar sinkron dengan prioritas kabupaten. Saya ingin forum ini menjadi ruang dialog yang partisipatif, konstruktif, dan benar-benar berorientasi pada solusi,” tegas Supian.
Beliau juga menekankan pentingnya penggunaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) agar setiap usulan program terukur, transparan, dan akuntabel.
Fokus Utama: Penguatan Ekonomi dan Daya Saing
Menyongsong rencana pembangunan tahap ketiga, Pemkab Seruyan mengusung tema besar: “Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Daya Saing Daerah.”
Tema ini diterjemahkan ke dalam beberapa pilar strategis yang akan menjadi fokus utama usulan pembangunan di Seruyan Hilir:
SDM Unggul: Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan.
Pemerataan Infrastruktur: Memperkuat konektivitas antarwilayah dan pemerataan pembangunan desa.
Pelayanan Publik: Modernisasi dan penguatan layanan kepada masyarakat.
Investasi Berbasis Potensi Lokal: Mengoptimalkan kekayaan daerah untuk meningkatkan daya saing ekonomi.
Pesan untuk Perangkat Daerah dan Pemerintahan Desa
Wakil Bupati mengingatkan para kepala perangkat daerah untuk melakukan verifikasi usulan secara objektif. Tujuannya jelas: memastikan program yang diakomodasi adalah program yang tepat sasaran dan berdampak langsung pada pengurangan angka kemiskinan serta pengangguran.
Kepada para Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Supian menitipkan pesan khusus mengenai tata kelola anggaran.
Optimalisasi Dana Desa: Gunakan anggaran secara efektif untuk program produktif.
Partisipasi Publik: Libatkan masyarakat dalam setiap tahapan perencanaan.
Keseimbangan Lingkungan: Pastikan pembangunan tetap harmonis dan berkelanjutan.
Sinergi Lintas Sektor di Kuala Pembuang
Acara pembukaan Musrenbang ini turut dihadiri oleh jajaran anggota DPRD Kabupaten Seruyan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, unsur Muspika, tokoh agama, tokoh adat, hingga pelaku usaha.
Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan komitmen kolektif untuk membawa Kecamatan Seruyan Hilir—sebagai pusat kegiatan di Kalimantan Tengah—menuju arah yang lebih sejahtera dan religius.
Melalui Musrenbang 2026, Kabupaten Seruyan berupaya memastikan bahwa suara masyarakat adalah kompas utama dalam menentukan arah pembangunan RKPD Tahun 2027. (*/tur)



