Anak-Anak Jangan Sampai Takut Divaksin

Anak-Anak
BERI SEMANGAT : Dandim 1016/Plk, Kolonel Infanteri Rofiq Yusuf, memberikan semangat kepada anak-anak penerima vaksin, di Mapolda Kalteng, Selasa (28/12/2021). KODIM 1016/PLK UNTUK KALTENG.CO

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Program vaksinasi Covid-19 kelompok anak usia 6-11 tahun sudah mulai berjalan di Kota Palangka Raya. Pemberian suntikan andrian tersebut, dimaksudkan untuk meningkatkan kekebalan imun tubuh sang anak, yang masuk dalam golongan rentan tertular Covid-19.

Sembari meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Mapolda Kalimantan Tengah, Selasa (28/12/2021), Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1016/Palangka Raya, Kolonel Infanteri Rofiq Yusuf, memberikan semangat kepada anak-anak penerima vaksin.

“Siapa yang sudah disuntik vaksin, Ayo coba angkat tangannya semua,” seru Kolonel Rofiq Yusuf kepada anak-anak dan orang tua yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dijelaskan Dandim, program vaksinasi sangat penting untuk dilaksanakan. Dengan adanya vaksinasi untuk anak menjadi harapan bagi pemerintah, agar pembelajaran tatap muka bisa segera dilaksanakan.

“Adik-adik sekalian jangan takut untuk divaksin. Ini bagus, agar kita tidak tertular virus corona. Vaksin yang dipakai ini juga aman, jadi adik-adik tidak perlu khawatir,” ucapnya.

Baca Juga:  Minta Masyarakat Patuhi Prokes Dalam Kegiatan

Selebihnya Dandim berpesan kepada seluruh orangtua yang hadir agar dapat membantu percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Pasalnya, percepatan vaksinasi diperlukan dukungan dari seluruh kalangan tidak terkecuali orang tua siswa.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo menyebutkan, saat ini pihaknya tengah fokus melakukan pemerataan vaksin anak usia 6-11 tahun, guna menjamin keamanan dan keselamatan dari penularan Covid-19.

“Selain kelompok anak-anak, Dinas Kesehatan juga terus melakukan percepatan vaksinasi untuk sasaran yang belum menerima vaksinasi. Baik dosis pertama maupun kedua,” sebutnya.

Vaksinasi anak 6-11 tahun ini menjadi modal besar untuk mempercepat pemulihan serta mendukung pembelajaran tatap muka, yang telah berjalan sejak beberapa bulan yang lalu.

“Secara teknis pelaksanaan vaksinasi anak sama dengan pelaksanaan vaksinasi remaja.
Pelaksanaan vaksinasi dapat dilakukan di Puskesmas, rumah sakit, pelayanan kesehatan lainnya, atau dapat juga dilakukan di sekolah,” tutup Andjar. (pra)