Palangka Raya

Gagal Panen Jagung di Kelampangan Capai 70 Persen

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Gagal panen jagung di Kelampangan capai 70 persen. Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Cantik Palangka Raya beberapa waktu lalu menyebabkan ratusan hektare lahan jagung di Kelurahan Kalampangan, Kota Palangka Raya mengalami gagal panen.

“Dampak banjir beberapa waktu lalu membuat para petani di Kelurahan Kalampangan bulan ini harus mengalami gagal panen berbagai jenis sayuran, salahsatunya jagung,”ucap anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya Heri Purwanto, kepada Kalteng.co, Jumat (10/12/2021).

Legislator yang membidangi Perekonomian dan Pembangunan ini menyampaikan, kerugian yang dialami para petani di Kelurahan Kalampangan diperkirakan mencapai hingga jutaan rupiah. Pasalnya 70% jagung yang siap panen tidak dapat diselamatkan lagi, dan yang bisa diselamatkan hanya 30%.

“Tanaman jagung para petani banyak yang kerendam air dan tertimbun lumpur. Jadi hanya sedikit yang bisa diselamatkan. Tapi mereka masih merasa bersyukur, masih ada yang bisa dipanen meski hanya sekian persen,”ucap Politisi dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini.

Saat ini lanjut Heri, masyarakat sudah mulai menjajakan hasil panen jagungnya di pinggiran jalan Kelurahan Kalampangan. Jika harga yang di patok tidak seperti tahun-tahun sebelumnya atau mengalami kenaikan, Heri meminta kepada masyarakat untuk dapat memakluminya.

“Para petani di Kalampangan sebenarnya juga tidak ingin menaiki harga jagung. Namun, karena kondisinya yang berbeda seperti tahun sebelumnya, saya harap masyarakat dapat memakluminya. Karena, jikapun mengalami kenaikan hanya sedikit saja,”tutup wakil rakyat asal Dapil III Palangka Raya meliputi Kecamatan Pahandut dan Sebangau ini. (pra)

Related Articles

Back to top button