Kasatpol PP Ditunjuk Sebagai Penguji Skripsi Fisipol
PALANGKA RAYA kalteng.co – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Palangka Raya Yohn B.G Pangaribuan AP ditunjuk menjadi penguji I dalam sidang skripsi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Palangka Raya (UPR), belum lama ini.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Fakultas Fisipol yang telah mempercayakan saya untuk menjadi salah satu penguji dalam ujian skripsi di Fisipol bersama Dekan dan penguji lainnya, di Fisipol,” kata Benhur, sapaan akrab Kasatpol PP Palangka Raya.
“Saya juga mendapat info, bahwa Ferdy Rivaldo mahasiswa yang magang di Satpol PP mendapatkan predikat mahasiswa terbaik tingkat fakultas dan tercepat, dengan IPK 3,74, ini lah yang membuat saya menjadi lebih bangga lagi,” beber Benhur.
Selain itu, Benhur menyampaikan, Satpol PP Palangka Raya juga mengapresiasi inovasi yang telah dilaksanakan Fisipol UPR, salah satunya dengan pelibatan dirinya dalam ujian skripsi, mengingat banyaknya mahasiswa UPR yang mengajukan penelitian di Satpol PP.

“Ini merupakan terobosan inovasi dari Dekan Fisipol Prof Drs Kumpiady Widen M.A Ph.D. Mungkin beliu ingin agar mahasiswa bisa berorentasi pada dunia kerja, tidak hanya terpaku pada teori saja. Tentunya perangkat daerah yang menjadi locus penelitian memiliki tanggung jawab bersama civitas akademika ikut dalam membentuk kader muda penerus bangsa,” ucapnya.
Benhur berharap, mahasiswa yang selesai magang di Satpol PP bisa memahami dunia kerja dan memiliki bekal serta mempunyai langkah strategis apabila sudah lulus kuliah.
“Saya harap yang sudah dilakukan Dekan Fisipol bisa diikuti oleh semua fakultas di UPR, bahkan oleh semua universitas maupun Perguruan Tinggi lainnya yang ada di Palangka Raya,” harapnya.
Benhur menambahkan, bila berkenan pihak UPR juga bisa turun ke SLTA-SLTA di wilayah setempat, untuk memberikan arahan dan pemahaman khusus kepada siswa kelas tiga dan orang tua siswa, agar nantinya setelah lulus nanti bisa mengambil jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat, bukan karena ikut-ikutan.
“Saya berharap UPR agar turun langsung memberikan motivasi dan arahan mau kemana mereka setelah lulus nanti. Agar kita nantinya bisa melihat mahasiswa di Palangka Raya menjadi mahasiswa yang handal dan mempunyai daya saing dalam mendapatkan pekerjaan atau memulai dunia usaha,” tuturnya. (kom/uut/s/aza)




