Kasus Pencurian Mendominasi Palangka Raya Selama 2021

Kasus Pencurian
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Sandi Alfadien Mustofa ketika melakukan siaran rilis akhir tahun 2021 di lobi Mapolresta, belum lama ini. FOTO: OIQ

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kasus pencurian mendominasi selama tahun 2021. Hal itu terbukti dari hasil rilis akhir tahun yang diselenggarakan Polresta Palangka Raya. Di mana terjadi juga peningkatan perkara kejahatan selama tahun bershio kerbau logam ini.

Dibandingkan 2020, terdapat kenaikan sebanyak 108 perkara yang jika diakumulasikan dalam persentase mencapai 21,56% menunjukan trend peningkatan kasus. Kejahatan yang terjadi selama tahun itu pun beragam jenis.

Adapaun rincian perbandingan tindak pidana kriminalitas antara 2020 dan 2021 sebagai berikut. Pada 2020 ada laporan polisi sebanyak 501 perkara yang diterima, sedangkan 2021 sebanyak 609 perkara.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Sandi Alfadien Mustofa mengatakan, dari 609 perkara yang diterima itu sebanyak 411 kasus diantarnya telah selesai ditangani atau diungkap serta telah dilakukan Tahap II pelimpahan kepada pihak kejaksaan atau pengadilan setempat.

“Beberapa tindak kriminalitas yang kerap terjadi di Kota Palangka Raya selama 2021, yakni kasus pencurian biasa sebanyak 90 kasus, pencurian dengan pemberatan (Curat) sebanyak 78 kasus. Kemudian, penyalahgunaan narkoba sebanyak 66 kasus, penggelapan sebanyak 58 kasus dan pencurian sepeda motor (curanmor) sebanyak 57 kasus,” katanya.

Baca Juga:  Avina Beri Support Kepada Anak-anak PLA

Dijelaskannya, dari lima tindak kriminalitas yang menonjol tersebut memang kerap terjadi di Kota Palangka Raya. Meskipun begitu, berdasarkan data Kota Cantik saat ini masih dalam keadaan kamtibmas masih dalam status kondusif.

Sepanjang 2021, Polresta juga telah berhasil mengungkap sejumlah kasus besar yang sempat mengganggu dan meresahkan masyarakat. Salah satunya meringkus komplotan curat antar provinsi, pada Minggu (19/12/2021) lalu.

Kemudian, menangani sebanyak tujuh kasus pemalsuan dokumen PCR, dengan jumlah tersangka sebanyak sembilan orang dan berhasil meringkus salah seorang budak sabu dengan barang bukti sebanyak 10 paket sabu seberat 34,56 gram, di Jalan PM. Noor, pada Sabtu (22/5/2021) lalu.

“Semua ini tidak lepas dari keterlibatan masyarakat dalam memberikan laporan terkait tindak kriminalitas yang ada di sekitar lingkungannya. Tentu kami sangat berterima kasih, hal tersebut untuk mewujudkan Kota Palangka Raya yang kondusif dan aman,” pungkasnya. (oiq)