Palangka Raya

Korban Perundungan Mendapat Bimbingan Psikologis

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Korban perundungan mendapat bimbingan psikologis. Panduan ini nantinya akan diberikan oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBP3APM) Kota Palangka Raya.

Seperti diberitakan Kalteng.co sebelumnya, pihak sekolah salah satu unggulan di Kota Palangka Raya itu memanggil seluruh orang tua masing-masing murid yang terlibat bullying tersebut.

Digelarnya kegiatan ini dengan maksud untuk saling komunikasi dan klarifikasi atas kejadian tersebut. Adapun turut hadir dalam kesempatan itu, perwakilan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya dan DPPKBP3APM Palangka Raya, Senin (27/3/2023) kemarin.

Analis Kebijakan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak DPPKBP3APM Kota Palangka Raya, Sri Rimbawani mengatakan, dalam kasus ini, pihaknya akan melakukan bimbingan psikologis kepada dugaan korban perundungan itu.

“Dalam kasus perundungan itu, kami akan memberikan bimbingan psikologis pada anak-anak yang terlibat dalam kejadian ini,” katanya, Selasa (28/3/2023).

Menurutnya, dalam perkara perundungan yang terjadi ini kita tidak bisa menyalahkan siapa-siapa. Yang pasti bimbingan yang dimaksud itu akan diberikan kepada mereka yang terlibat.

“Fokus kami adalah melindungi anak-anak ini, baik kepada korban maupun yang menjadi pelaku. Kita akan lihat bagaimana psikologinya. Jangan sampai mereka terganggu atau teracuni karena masalah ini,” ujarnya.

Persoalan ini memang harus disikapi dengan serius oleh pihak sekolah maupun orang tua agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Terkait dengan proses yang sudah berjalan pihaknya tidak ingin berkomentar namun kembali pada tugasnya untuk memastikan psikologi anak tidak terganggu.

“Kami akan mengintensifkan sosialisasi ke sekolah mulai dari SMA, SMP hingga SD agar kasus-kasus yang terjadi perundungan tidak terjadi lagi pada kalangan anak sebagai aset masa depan bangsa,” tandasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button