Ormas Dayak Diharapkan Hindari Tindak Kekerasan

Disebutkannya, TBBR sebagai aset dan kebanggaan budaya Dayak harus selalu tampil ke depan, mau dan mampu berkomunikasi dengan Komunitas Dayak yang lain. Dengan demikian, TBBR semakin dicintai, dan seluruh warga dayak merasa memiliki.
TBBR harus bertindak menjadi pengayom dan pelindung Budaya Dayak. Jangan sampai membawa Misi Budaya tertentu dengan berupaya menyeragamkan Budaya Dayak melalui pemaksakan dengan maksud menerapkan budaya tertentu. Kalau itu yg terjadi, jelas merupakan kemanusiaan yang berimbas pada Budaya dan peradaban Manusia.
“Teman teman TBBR terus berbenah, agar pendapat kepercayaan dari masyarakat Dayak. Kami juga berterima kasih pada ormas-ormas Kalteng yang telah mengkritisi visi misi TBBR melalui pernyataan sikap. Mudah-mudahan sikap ini menjadi kr yang sehat dalam membangun Dayak yang hebat, kuat dan bersatu untuk maju,” tandasnya.(oiq)



