Prokes Jangan Lengah, Awasi PTM

Meski Kasus Covid-19 Sudah Mulai Menurun
RAKOR : Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran menghadiri rapat koordinasi (rakor) pengarahan Presiden Joko Widodo kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia secara virtual di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (25/10)./ DISKOMINFOSANTIK
RAKOR : Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran menghadiri rapat koordinasi (rakor) pengarahan Presiden Joko Widodo kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia secara virtual di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (25/10)./ DISKOMINFOSANTIK

PALANGKA RAYA,kalteng.co – Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran menghadiri rapat koordinasi (rakor) pengarahan Presiden Joko Widodo kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia secara virtual di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (25/10). Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 saat ini belum berakhir.

Presiden mengatakan, bed occupancy rate (BOR), positivity rate, reproduksi efektif (Rt) memang sudah di bawah standar WHO. Artinya ada posisi yang baik dan ada posisi yang rendah. Meski demikian, memang pandemi Covid-19 ini masih belum berakhir.

“Telah terjadi kenaikan kasus Covid-19 sebanyak dua persen di seluruh negara dalam satu pekan terakhir,” katanya.

Presiden Joko Widodo menyebutkan, jika belajar dari negara lain, terdapat tiga faktor yang dapat menimbulkan kasus baru. Di antaranya, realisasi yang terlalu cepat dan tidak melalui tahapan-tahapan, protokol kesehatan (prokes) yang tidak disiplin lagi, yang ketiga hati-hati mengenai sekolah yaitu pembelajaran tatap muka (PTM).

“Saya berharap kepada para gubernur dan jajaran forkopimda, mengingatkan kepada sekolah dan perlu manajemen pengawasan lapangan saat PTM,” tegasnya.

Baca Juga:  Kodim Palangka Raya Sabet Juara Pertama Kreasi Video Kampung Berkah

Presiden juga meminta gubernur, pangdam dan kapolda mengingatkan kepada bupati/wali kota, kapolres, dandim dan danrem agar tetap meningkatkan kewaspadaan. Memperkuat tracing dan tasting dan tes betul-betul kepada kontak eratnya pasien.

Sementara itu, penambahan kasus Covid-19 di Kalteng memang berdasarkan rilis harian Satgas Covid-19 Kalteng terus menurun. Bahkan, pada Senin (25/10) lalu terjadi penambahan kasus dengan angka yang sangat rendah yakni hanya penambahan tiga kasus dalam sehari se-Kalteng, diimbangi dengan nol kasus meninggal.

“Meski demikian, harus tetap taat dan patuh pada prokes, tingkatkan 3T dan capaian vaksinasi,” tegas Ketua Harian Satgas Covid-19 Kalteng, Erlin Hardi. (abw/mmc/ens)